Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Jelang Idul Adha, Kambing dan Domba Peternak di Kabupaten Madiun Laku Keras

Dian Rahayu • Rabu, 14 Mei 2025 | 02:10 WIB
PERSIAPAN: Peternak di Kabupaten Madiun mulai menyiapkan ratusan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 2025.
PERSIAPAN: Peternak di Kabupaten Madiun mulai menyiapkan ratusan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 2025.

Jawa Pos Radar MadiunTiga pekan sebelum Hari Raya Idul Adha, para peternak di Kabupaten Madiun telah menyiapkan peliharaannya untuk dijual.

Bahkan, ada sejumlah kambing atau domba yang sudah laku terjual.

‘’Harga variatif mulai dari Rp 2 juta sampai Rp 5 juta tergantung berat badan hewan, itu sudah termasuk jasa penitipan dan ongkos kirim ke rumah di wilayah Madiun Raya,’’ ujar peternak asal Desa Banjarsari Kulon, Dagangan, Muhammad Saifuddin.

Dia mengaku, sudah ada 42 hewan kurban hasil ternaknya telah laku terjual dari total sekitar 200 ekor domba dan kambing.

Pembeli pun telah berdatangan sejak bulan lalu dari berbagai daerah.

“Untuk spesifikasi yang dijual untuk kurban, seperti pada domba itu berusia sekitar 10 bulan ke atas dan untuk kambing itu di atas satu tahun,” katanya kepada Radar Caruban.

Hal serupa juga terjadi di kandang Eko Aris, peternak asal Desa Jatisari, Kecamatan Geger.

Untuk kurban, Aris telah menyediakan sekitar 600 ekor domba dan 100 ekor kambing. Dari jumlah itu, 200 ekor domba diantaranya telah laku terjual ke pembeli.

“Sudah ada yang beli dan pesan sejak dua pekan lalu, untuk kambing ini sudah terjual enam ekor,” ujarnya.

Sementara itu, menjaga kesehatan kambing dan domba sampai nanti hari raya kurban.

Sejumlah perawatan telah dilakukan Aris jauh-jauh hari, seperti memberi pakan yang bernutrisi tinggi, multivitamin sesuai SOP hingga menjaga kebersihan kandang agar hewan tidak mudah terserang penyakit.

“Kalau harga ini cenderung turun dibanding tahun lalu, ada penurunan sekitar 10 sampai 30 persen, jadi semisal tahun lalu Rp 3,5 juta dapat bobot kambing hanya 20 kilogram, tahun ini harga segitu bisa dapat lebih besar,” terangnya.

Baca Juga: Gincu dan Kuliner Berkolaborasi! Ini 7 Lipstik Terinspirasi Makanan dan Minuman, Tak Cuma Dear Me Beauty x Yupi

Pembeli hewan kurban tidak hanya dari Madiun Raya, Aris juga melayani dari luar kota. Biasanya pembeli tersebut merupakan pelanggan lamanya.

“Sejauh ini yang pesan kebanyakan dari lembaga zakat itu domba, kalau perorangan itu belinya yang kambing,” jelasnya. “Untuk puncak permintaan hewan kurban itu H-7 atau empat hari sebelum hari kurban itu ramai pembeli,” tandas Aris.

Imam Iswanto, salah seorang pembeli asal Geger mengatakan sengaja membeli hewan kurban jauh hari karena dapat bebas memilih hewan sebab persediaan masih banyak.

Selain itu dia memilih membeli langsung di kandang peternak.

“Beli sekarang karena barangnya masih banyak jadi enak mau pilih-pilih, pun harganya cenderung normal dibanding saat mepet hari kurban biasanya naik dan mahal,” ungkapnya. (ryu/aan)

Editor : Mizan Ahsani
#kambing #idul adha #madiun #domba #ternak