Jawa Pos Radar Madiun – SMPN 2 Nglames akhirnya memulai rehabilitasi besar-besaran.
Laboratorium IPA yang rusak parah dan sempat dibongkar sejak April 2023 kini diperbaiki.
Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto dan jajaran forkompimda, kemarin (10/6).
“Revitalisasi ini bentuk komitmen kami memenuhi standar nasional sarpras pendidikan,” ujar Hari Wur.
Tak hanya laboratorium IPA, perbaikan juga menyasar 11 ruang kelas serta satu laboratorium lain yang rusak sedang.
Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 3,71 miliar dari APBD 2025.
Untuk mengantisipasi banjir yang kerap melanda, bangunan baru dibuat lebih tinggi.
“Agar siswa bisa belajar tenang tanpa gangguan banjir,” jelas Hari Wur.
Tahun ini, Pemkab Madiun mengalokasikan Rp 15,3 miliar untuk perbaikan sarpras pendidikan.
Anggaran itu menyasar SD dan SMP yang kerusakannya lebih dari 35 persen.
Salah satunya SDN Glonggong 1 Balerejo yang juga mulai diperbaiki bersamaan.
Revitalisasi sekolah ini masuk dalam Program Pembangunan Strategis (PPS) 2025 Kabupaten Madiun.
Maka, proses pembangunan juga dikawal bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Madiun.
“Tujuannya agar pembangunan bisa terawasi dan berjalan lancar,” pungkas Mas Hari Wur –sapaan Bupati Madiun. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto