Jawa Pos Radar Madiun – Sumur Geologi di barat Paseban Alun-Alun Reksogati Caruban mendadak jadi kolam renang dadakan.
Anak-anak tampak asyik bermain air di lokasi tersebut, terutama saat sore hari ketika kawasan alun-alun mulai sepi.
Padahal, sumur itu sudah dilengkapi pagar pembatas dan papan peringatan. Namun tetap saja digunakan untuk berenang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun Zahrowi mengaku belum mengetahui kondisi tersebut.
Dia berjanji segera menindaklanjuti dengan pemasangan papan imbauan tambahan.
‘’Sebenarnya pagar sudah cukup memberi isyarat bahwa itu bukan untuk berenang,’’ ujarnya.
Zahrowi menyebut air di sumur itu tidak berbahaya. Sumur Geologi tersebut merupakan program Kementerian ESDM yang digunakan untuk memantau kualitas dan kuantitas air tanah.
Selain itu juga berfungsi sebagai tandon air untuk keperluan konservasi dan penyiraman tanaman.
Yang dikhawatirkan justru keselamatan anak-anak yang bermain di lokasi tersebut. ‘’Kalau tidak salah, sumur itu cukup dalam,’’ ungkapnya. (odi/her)
Editor : Hengky Ristanto