Jawa Pos Radar Madiun – Tradisi Satu Suro dan Suran Agung di wilayah Kabupaten Madiun mulai diamankan sejak Kamis (26/6).
Sebanyak 481 personel gabungan dikerahkan Polres Madiun demi memastikan peringatan berjalan aman dan kondusif.
Kapolres Madiun AKBP Mohammad Zainur Rofik menyebut, pengamanan dilaksanakan secara terpadu melibatkan TNI, Satpol PP, dan instansi terkait.
‘’Kami kedepankan pendekatan preemtif dan preventif agar masyarakat bisa menjalankan tradisi dengan tenang,’’ ujarnya.
Fokus pengamanan dilakukan di pusat kegiatan keagamaan, lokasi ziarah, posko perguruan silat, jalur lalu lintas utama, hingga daerah rawan konflik sosial.
Polres juga mendirikan posko pengawasan dan meningkatkan patroli hingga malam pergantian tahun Jawa.
Zainur mengajak masyarakat, terutama generasi muda dan anggota perguruan silat, untuk tidak melakukan konvoi atau tindakan yang dapat mengganggu ketertiban.
‘’Mari jadikan Satu Suro ini sebagai momentum damai dan toleransi bersama,’’ pesannya. (ryu/her)
Editor : Hengky Ristanto