Jawa Pos Radar Madiun - Komitmen SMPN 4 Mejayan dalam menyukseskan Kurikulum Merdeka dibuktikan dengan peluncuran Program Pendidikan Keterampilan sejak 2024, yang menjadi wadah eksplorasi minat dan bakat siswa serta ikon pembelajaran kontekstual di sekolah.
Plt Kepala SMPN 4 Mejayan, Agus Sucipto, menegaskan bahwa program ini memberikan ruang luas bagi peserta didik untuk tumbuh sesuai potensi masing-masing.
“Kami ingin memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minatnya di luar pelajaran akademik,” ujarnya.
Untuk mendukung pengembangan potensi siswa, sekolah membuka empat bidang keterampilan utama. Meliputi Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP), Tata Boga, Tata Rias, Teknik Sepeda Motor, Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).
Semua bidang tersebut dijalankan dengan dukungan teknis dari SMKN 1 Mejayan.
Kolaborasi lintas jenjang ini memastikan proses belajar keterampilan berlangsung secara profesional dan sesuai standar industri pendidikan vokasi.
Kegiatan keterampilan rutin dilaksanakan setiap Jumat dengan respons antusias dari siswa dan dukungan penuh orang tua.
“Siswa-siswi sangat antusias menantikan pelaksanaan kegiatan karena merasa keterampilannya tersalurkan, yang berdampak positif pada kedisiplinan dan semangat belajar mereka,” kata Agus.
Inovasi lain yang tak kalah menarik adalah kolaborasi dengan Universitas Sebelas Maret (UNS).
Program ini memberikan pelatihan keterampilan digital seperti digital marketing dan copywriting, yang langsung dipraktikkan siswa dalam promosi produk tata boga melalui media sosial.
Langkah ini tak hanya menyesuaikan kebutuhan era digital, tetapi juga membekali siswa dengan kemampuan wirausaha berbasis teknologi.
“Contohnya dalam memasarkan produk tata boga melalui media sosial,” ungkapnya. (*)
Editor : Hengky Ristanto