Jawa Pos Radar Madiun – Seleksi direktur utama (dirut) dan dewan pengawas (dewas) Madiun Umbul Square (MUS) masih sepi peminat.
Hingga batas akhir seleksi administrasi kemarin (3/7), belum ada satu pun pendaftar.
Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Madiun Puji Satriyo membenarkan bahwa panitia seleksi (pansel) telah membuka pendaftaran sejak 26 Juni lalu.
Langkah ini dilakukan karena dua posisi tersebut memang kosong.
Masa jabatan Dirut Afri Handoko berakhir Januari 2025, sementara posisi Dewas kosong karena pengunduran diri.
“Dewas mengundurkan diri karena tidak bisa rangkap jabatan,” ujarnya.
Untuk sementara, jabatan dirut dijalankan oleh Plt dari internal perusahaan, Agus Mahendra, yang sebelumnya menjabat kepala divisi umum dan pemasaran.
Sementara itu, timeline pansel menyebut pengumuman, penerimaan berkas, dan seleksi administrasi berakhir 3 Juli.
Namun hingga Kamis siang, belum ada pendaftar.
“Kalau belum memenuhi kuota minimal, pendaftaran akan diperpanjang,” imbuhnya.
Sesuai pengumuman Nomor: 900.1.13.2/02/PANSEL BUMD/2025 di website resmi Pemkab Madiun, syarat calon antara lain: WNI, minimal berijazah S-1 atau D-IV, dan memahami manajemen perusahaan.
Kemudian, memiliki pengalaman di bidang usaha BUMD, serta berusia 35–55 tahun untuk dirut, serta maksimal 60 tahun untuk dewas. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto