Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Selama Enam Bulan, Damkar Madiun Terima 364 Laporan, Terbanyak Evakuasi Tawon dan Ular!

Dian Rahayu • Minggu, 6 Juli 2025 | 23:20 WIB
Petugas Damkar Kabupaten Madiun saat menangani kebakaran atap ruang kelas di salah satu sekolah di Jiwan. FOTO: DIAN RAHAYU/RADAR CARUBAN
Petugas Damkar Kabupaten Madiun saat menangani kebakaran atap ruang kelas di salah satu sekolah di Jiwan. FOTO: DIAN RAHAYU/RADAR CARUBAN

Jawa Pos Radar Madiun – Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun tak hanya berjibaku dengan api.

Sejak Januari hingga Juni 2025, mereka menangani 25 kasus kebakaran dan 339 laporan nonkebakaran dari masyarakat.

Kabid Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun, Ashari Darmawan, menyebutkan mayoritas kebakaran terjadi di rumah warga.

“Ada 16 kasus kebakaran rumah, empat kendaraan, dua gudang, dan tiga lainnya kategori umum,” jelasnya, Minggu (6/7).

Untuk laporan nonkebakaran, Damkar paling banyak menerima permintaan evakuasi sarang tawon vespa, yakni 154 kali.

Disusul evakuasi ular sebanyak 100 kali, dan evakuasi hewan lain seperti biawak dan kucing sebanyak 19 kali.

Selain itu, terdapat pula 15 laporan evakuasi cincin dan 10 laporan evakuasi lainnya.

“Termasuk 41 permintaan edukasi dan sosialisasi kebakaran dari sekolah hingga lembaga pemerintahan,” paparnya.

Ashari menambahkan, saat musim kemarau seperti sekarang, tren kebakaran cenderung meningkat.

Pada bulan Juni saja sudah delapan kasus.

Untuk itu, pihaknya mendorong pembentukan sistem ketahanan kebakaran lingkungan (SKKL) sebagai upaya mitigasi.

“SKKL membantu mempercepat respons dan mengurangi risiko kebakaran. Saat ini sudah ada dua desa percontohan, yakni Dempelan dan Tiron,” jelasnya.

Kedua desa itu dipilih karena tergolong rawan. Dempelan memiliki banyak industri mebel, sedangkan Tiron terdapat sejumlah gudang pabrik.

“Warga kami latih dan beri simulasi langsung sebagai bentuk edukasi penanganan dini,” tandas Ashari. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#evakuasi ular #damkar #musim kemarau #kebakaran rumah #madiun #SKKL #evakuasi tawon #satpol pp