Jawa Pos Radar Madiun – Kericuhan rombongan perguruan silat kembali pecah di wilayah Kabupaten Madiun.
Kali ini terjadi di Jalan Raya Madiun–Surabaya, tepatnya di sekitar kawasan wisata Waduk Saradan, Kecamatan Saradan, Minggu (6/7).
Peristiwa bermula saat seorang pemuda mengenakan kaus berlambang berbeda melintas di kawasan tersebut.
Ia kemudian dikejar oleh sejumlah orang dari rombongan pengendara motor yang datang dari arah barat.
Karena kalah jumlah, pemuda itu nekat melompat ke kapal dan menuju ke tengah waduk untuk menyelamatkan diri.
”Langsung dikeroyok, lalu dia lari ke kapal, ke tengah waduk,” ujar Muriyah, pedagang di sekitar lokasi kejadian.
Aksi kejar-kejaran itu membuat panik warga dan pengunjung waduk.
Polisi yang tengah melakukan pengamanan konvoi langsung turun tangan.
Kapolsek Saradan AKP Koco Widodo membenarkan adanya gesekan antaranggota rombongan.
Meski begitu, tidak ada laporan korban luka maupun kerusakan materiil.
"Gesekan sempat terjadi saat pengawalan konvoi, tapi tidak berlangsung lama. Kami juga belum tahu kelompok mana yang terlibat," jelasnya.
Situasi di lokasi disebut sudah kembali kondusif.
Pihak kepolisian masih menunggu laporan resmi dari masyarakat untuk menindaklanjuti kasus tersebut.
“Kami mengimbau seluruh pihak menjaga ketertiban, apalagi ini bulan Suro, rawan mobilisasi massa,” tandasnya. (ryu/her)
Editor : Hengky Ristanto