Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Madiun mulai merealisasikan program ambulans siaga ke desa.
Sebanyak 15 unit mobil diserahkan bersamaan peringatan Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun di halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Jumat (18/7) lalu.
Bupati Madiun Hari Wuryanto menyebut program ini merupakan bagian dari visi-misi mewujudkan Kabupaten Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera (Bersahaja).
“Mobil ambulans siaga ini sangat dibutuhkan untuk mendukung layanan kesehatan di desa,” ujarnya.
Mobil disebar merata ke berbagai kecamatan. Di antaranya Desa Bener (Saradan), Ngale (Pilangkenceng), Nampu (Gemarang), Kedungjati (Balerejo), dan Darmorejo (Mejayan).
Penentuan penerima dilakukan melalui peninjauan lapangan berdasarkan tingkat urgensi.
Mas Hari menyebut pengadaan akan berlanjut setiap tahun. Targetnya, seluruh 206 desa dan kelurahan di Kabupaten Madiun mendapatkan ambulans siaga.
“Disesuaikan kemampuan anggaran. Tapi yang jelas semua akan dapat,” tegasnya.
Ambulans siaga ditujukan membantu warga, terutama masyarakat kurang mampu, dalam situasi darurat seperti berobat atau melahirkan.
“Malam hari sering kali jadi kendala bagi warga yang tidak punya biaya transportasi. Ini salah satu solusi,” pungkasnya. (odi/her)
Editor : Hengky Ristanto