Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tiga Investor Baru Masuk Madiun, Investasi Tembus Rp 1,2 Triliun

Dian Rahayu • Minggu, 3 Agustus 2025 | 18:00 WIB
Keberadaan tol atau jalan bebas hambatan itu secara tidak langsung ikut mendongkrak investasi di Madiun. DOK RADAR MADIUN
Keberadaan tol atau jalan bebas hambatan itu secara tidak langsung ikut mendongkrak investasi di Madiun. DOK RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Investasi di Kabupaten Madiun terus menggeliat. Hingga semester I 2025, realisasinya sudah menembus Rp 1,257 triliun atau lebih dari 50 persen dari target tahun ini.

Capaian itu disumbang dari sektor industri pengolahan dan perdagangan besar maupun eceran.

‘’Target investasi 2025 sebesar Rp 2,37 triliun, semester ini sudah tercapai separonya,’’ terang Kepala DPMPTSP Kabupaten Madiun Arik Krisdiananto, Minggu (3/8).

Arik merinci, realisasi investasi berasal dari penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp 208 miliar dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp 1,048 triliun.

Pada triwulan pertama tercatat Rp 625 miliar dan triwulan kedua Rp 631 miliar.

Setiap triwulan, pihaknya menargetkan investasi senilai Rp 625 miliar.

Pelaporan LKPM (laporan kegiatan penanaman modal) juga terus didorong, dengan membuka pos layanan pendampingan untuk investor lama dan baru.

‘’Kalau tidak lapor, bisa kena sanksi, termasuk pencabutan izin,’’ tegas Arik.

Ia menyebut, kawasan industri di Madiun, Ngawi, dan Nganjuk berpotensi berkembang pesat. Namun, tantangan yang dihadapi adalah ketersediaan tenaga kerja lokal.

‘’Kalau tidak mencukupi, bisa jadi akan diisi dari daerah luar,’’ ujarnya.

Tiga investor baru juga mulai masuk. Di antaranya PT Wah Lung Indonesia, pabrik mainan yang berlokasi di Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo.

Lalu ada PT Hexon Group Industrial di Desa Pulerejo dan PT Fengshuo Konjac Indonesia.

Selain sektor industri, pengembang properti juga mulai masuk. Lokasinya tersebar di Kecamatan Wungu, Jiwan, dan Madiun.

‘’Sebagian besar masih dalam tahap perizinan di DPMPTSP,’’ pungkas Arik. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#kawasan industri pilangkenceng #pabrik madiun #LKPM #madiun #investor baru #investasi #UMK murah #DPMPTSP Madiun