Jawa Pos Radar Madiun – Seorang bocah PAUD ditemukan tewas di aliran Sungai Bengawan Madiun, Jumat pagi (8/8).
Korban adalah Arya Najmut Sakieb Hamdiyya, 4, warga Desa Kajang, Kecamatan Sawahan.
Arya dilaporkan hilang sejak Kamis pagi (7/8). Saat itu, ia mengikuti kegiatan belajar di PAUD Nurul Huda bersama orang tuanya.
Namun, saat jam istirahat, korban mendadak menghilang dari area sekolah.
Panik, pihak keluarga segera melapor ke aparat.
Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Madiun, TNI, dan Polri langsung melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai.
Pencarian membuahkan hasil pada Jumat pukul 09.45.
“Waktu saya sedang siapkan pancing, tiba-tiba ada tubuh anak mengapung,” kata Joko Susanto, warga yang kali pertama melihat jenazah di Sungai Bengawan, sekitar lima kilometer dari lokasi hilang.
Evakuasi jenazah berlangsung haru. Guru, orang tua, dan warga tampak menangis saat korban dibawa ke tepi sungai.
Tim Inafis Polres Madiun Kota langsung memeriksa kondisi jenazah.
Kapolsek Sawahan, AKP Yunus Kurniawan, memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Hasil visum menunjukkan korban meninggal tanpa penganiayaan,” jelasnya.
Jenazah Arya sudah dimakamkan setelah diserahkan kepada keluarga. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto