Jawa Pos Radar Madiun – Gunung Wilis via jalur Kare diprediksi akan dipadati ratusan pendaki selama bulan Agustus.
Khususnya menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Berdasarkan data Kare Eco Adventures (KEA), tren ini terjadi setiap tahun dan jumlahnya bisa menembus lebih dari 600 orang.
Ketua Pengelola KEA Johan Ariesta menyebut puncak keramaian diperkirakan terjadi pada 17 Agustus.
Salah satu rombongan yang sudah memesan adalah 30 siswa SMK asal Nganjuk.
Mereka berencana ngecamp di puncak Liman atau Trogati sambil menggelar upacara bendera.
“Kami batasi jumlah pendaki yang ngecamp maksimal 30 orang,” ujarnya, Rabu (13/8).
Meski demikian, jumlah pendaki akan tetap membludak karena banyak yang memilih pendakian tektok atau naik turun tanpa menginap.
Jumlahnya bisa dua hingga tiga kali lipat dari peserta ngecamp.
Johan memperkirakan total pendaki pada 17 Agustus nanti mencapai sekitar 80 orang.
Kenaikan jumlah pendaki mulai terasa sejak awal bulan.
Pada akhir pekan, rata-rata 30 pendaki per hari memulai perjalanan dari pos pendakian Kare.
Mereka berasal tidak hanya dari Madiun Raya, tetapi juga dari Solo, Jogjakarta, Bekasi, Bogor, hingga Jakarta.
“Pendaki wajib registrasi offline sebelum naik,” tegasnya. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto