Jawa Pos Radar Madiun – Suasana Masjid Agung Quba, Caruban, mendadak heboh pada Senin pagi (8/9).
Dua remaja berinisial AN (18) dan IS (17) digerebek warga karena diduga melakukan tindakan mesum di area parkiran masjid.
AN dan IS diamankan Satpol PP Kabupaten Madiun setelah warga mencurigai gelagat mereka di dalam mobil.
Ironisnya, salah satu di antara mereka masih mengenakan seragam sekolah.
Satpam masjid, Yogi Bagus, menjelaskan awal mula kejadian sekitar pukul 09.00 WIB.
Ia melihat mobil yang semula berputar sekali di halaman masjid lalu berhenti di parkiran.
Tak lama kemudian, seorang remaja putri datang dengan sepeda motor dan masuk ke dalam mobil tersebut.
“Awalnya saya curiga. Begitu saya ketuk kaca mobil, ada perlawanan dari dalam. Saat saya coba buka pintu, tangan saya justru dijepit. Setelah warga datang, pintu berhasil dibuka. Kondisinya tidak wajar, salah satunya bahkan tengah berusaha memakai celana,” ungkap Yogi.
Kepala Bidang Penegakan Peraturan dan Perundang-undangan Satpol PP Kabupaten Madiun, Danny Yudi Satriawan, membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, kami amankan dua remaja yang diduga berbuat asusila di parkiran Masjid Agung Quba. Salah satunya masih berstatus pelajar,” tegasnya.
Karena melibatkan anak di bawah umur, Satpol PP akhirnya memanggil kedua orang tua untuk penyelesaian secara kekeluargaan.
Dari keterangan yang dihimpun, keduanya mengaku baru pertama kali melakukan perbuatan itu.
“Kami panggil orang tua masing-masing untuk diberi pembinaan. Satu berasal dari wilayah Madiun selatan, satunya dari Madiun utara,” pungkas Danny. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto