Jawa Pos Radar Madiun – RSUD Dungus dipadati peserta seleksi PPPK paruh waktu sejak Senin (15/9).
Mereka antre mengurus surat keterangan sehat sebagai syarat wajib mendapatkan nomor induk pegawai (NIP).
Kabid Unit Kesehatan Masyarakat dan Penunjang RSUD Dungus Muhidin menyebut hingga kemarin ada 574 peserta yang sudah dilayani.
“Rata-rata per hari bisa melayani 130–200 peserta. Kapasitas maksimal 200 per hari, dengan jam operasional sampai pukul 17.00,” ungkapnya.
Pemeriksaan meliputi cek jasmani, tes darah, hingga deteksi narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA).
Peserta didominasi tenaga pendidik berusia di atas 40 tahun.
“Selain dari Madiun, ada juga peserta dari Nganjuk dan Jombang sesuai rekomendasi pemerintah provinsi atau kementerian,” tambah Muhidin.
Salah seorang peserta, Akhmad Toifur (57) dari KUA Dolopo, mengaku baru melengkapi berkas kemarin lantaran informasi baru diterima Kamis (18/9).
“Sedikit kesulitan karena waktunya mepet. Alhamdulillah pemeriksaan kesehatan untuk paruh waktu lebih singkat dibanding seleksi PPPK sebelumnya,” ujarnya. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto