Jawa Pos Radar Madiun – Meski dana transfer ke daerah (TKD) dalam RAPBD 2026 mengalami penurunan, Pemkab Madiun memastikan program Satu Desa Satu Mobil Siaga tetap berlanjut.
Tahun depan, pemkab kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp14 miliar untuk pengadaan armada baru.
“Program ini tetap kami lanjutkan karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Bupati Madiun Hari Wuryanto, Sabtu (25/10).
Anggaran itu diperkirakan cukup untuk pengadaan sekitar 40 unit mobil siaga, bergantung pada harga kendaraan tahun depan.
“Kalau harganya tetap seperti tahun ini, bisa 40-an unit. Tapi kalau naik, tentu akan disesuaikan,” jelasnya.
Program mobil siaga menjadi salah satu prioritas pemkab dalam mewujudkan visi Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera (Bersahaja).
Selain mendukung akses layanan kesehatan darurat, mobil tersebut juga difungsikan untuk menunjang kegiatan sosial di desa.
“Kami ingin setiap desa memiliki sarana siaga yang bisa digunakan kapan pun warga membutuhkan,” tambah Hari. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto