Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Puluhan Ayam di Madiun Mati Mendadak, DKPP Duga Tertular Flu Burung

Dian Rahayu • Minggu, 26 Oktober 2025 | 20:21 WIB
Petugas DKPP Kabupaten Madiun mengambil sampel ayam kampung di Desa Bantengan, Wungu, setelah ditemukan mati mendadak diduga akibat flu burung. DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN
Petugas DKPP Kabupaten Madiun mengambil sampel ayam kampung di Desa Bantengan, Wungu, setelah ditemukan mati mendadak diduga akibat flu burung. DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun turun tangan menindaklanjuti kasus kematian mendadak puluhan ayam kampung di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu.

Petugas langsung ke lokasi untuk mengambil sampel, Jumat (24/10).

“Jadi kami melakukan anamnesa untuk mengetahui kronologi dan bukti. Kami lakukan pembedahan pada ayam yang lemas dan disembelih karena bangkai yang mati sudah dibakar,” ujar Kabid Peternakan DKPP Kabupaten Madiun, Harris Imballo R. Siregar.

Dari hasil sementara, kematian 23 ayam dari total 50 ekor itu diduga akibat virus Avian Influenza (AI) atau flu burung.

Dugaan ini diperkuat dengan gejala khas sebelum mati, seperti kematian mendadak dalam jumlah banyak dan berlangsung cepat.

“Kesimpulan sementara ini akibat virus AI, tapi kami tetap uji laboratorium untuk memastikan,” tambahnya.

Harris menyebut, ini kali kedua DKPP menerima laporan serupa.

Kasus sebelumnya terjadi di wilayah Kresek yang disimpulkan akibat penyakit malaria unggas.

“Kalau yang sekarang mengarah ke AI. Kami sudah beri vitamin dan akan dikirim disinfektan untuk pencegahan. Dari luar dijaga kebersihan kandangnya, dari dalam diberi vaksin,” paparnya.

Ia menjelaskan, ciri ayam terjangkit flu burung antara lain jengger pucat atau kebiruan karena kekurangan oksigen, serta bercak darah pada organ pencernaan seperti usus dan kerongkongan.

Penularannya cepat dan mematikan. “Perubahan cuaca ekstrem seperti sekarang juga jadi faktor utama penyebaran virus unggas di kandang rumahan,” ungkapnya.

Harris mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan kandang dan rutin melakukan vaksinasi unggas, terutama bagi peternak skala besar.

“Pencegahan paling penting tetap dari kebersihan kandang dan desinfeksi rutin,” tandasnya. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#virus avian influenza #dkpp madiun #disinfektan #flu burung #madiun #Unggas Mati Mendadak #peternakan #wungu #vaksin unggas