Jawa Pos Radar Madiun – Kabar baik bagi petani di Kabupaten dan Kota Madiun.
Pemerintah menurunkan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi, dan PT Pupuk Indonesia (PI) memastikan stok aman hingga akhir tahun.
Hingga kemarin, stok pupuk bersubsidi di Gudang Kanigoro, Madiun mencapai sekitar 1.200 ton.
“Ini untuk semua jenis pupuk bersubsidi, mulai urea, NPK, NPK khusus, hingga petro organik,” ujar Asisten Account Executive PI Kabupaten dan Kota Madiun, Danang Priansyah, Kamis (30/10).
Danang menegaskan, dengan ketersediaan tersebut, petani bisa menebus pupuk bersubsidi sesuai alokasi pada musim tanam akhir tahun.
“Stok cukup hingga Desember 2025, terutama untuk kebutuhan tanaman pangan seperti padi, jagung, dan sejenisnya,” jelasnya.
Sementara itu, petani asal Kabupaten Madiun, Suparman, menyambut gembira turunnya HET pupuk bersubsidi.
Menurutnya, kebijakan itu sangat membantu petani di tengah harga pupuk nonsubsidi yang tinggi.
“Kalau harganya turun tentu senang. Pupuk bersubsidi sekarang jauh lebih terjangkau dibanding yang nonsubsidi,” ujarnya.
Dengan harga pupuk yang lebih murah dan pasokan aman, petani optimistis produktivitas pertanian di wilayah Madiun bisa meningkat menjelang musim tanam akhir tahun. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto