Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

115 Guru Resmi Jadi Kepala Sekolah, 14 Pimpinan Puskesmas Dilantik Bupati Madiun

Loditya Fernandes • Sabtu, 1 November 2025 | 17:10 WIB
Bupati Madiun Hari Wuryanto melantik 115 guru menjadi kepala SD dan SMP serta mengukuhkan 14 kepala UPT puskesmas di Pendopo Muda Graha, kemarin (31/10). LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUN
Bupati Madiun Hari Wuryanto melantik 115 guru menjadi kepala SD dan SMP serta mengukuhkan 14 kepala UPT puskesmas di Pendopo Muda Graha, kemarin (31/10). LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 115 guru resmi dilantik menjadi kepala SD dan SMP di Kabupaten Madiun.

Tak hanya itu, 14 pejabat lainnya juga dikukuhkan sebagai kepala UPT puskesmas.

Pelantikan berlangsung di Pendopo Muda Graha, Jumat (31/10), dipimpin langsung Bupati Madiun Hari Wuryanto.

“Kami berharap panjenengan semua bisa memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Jabatan baru ini bukan beban, tetapi kesempatan menebar manfaat,” ujar Hari Wuryanto dalam sambutannya.

Bupati yang akrab disapa Mas Hari Wur itu menegaskan, jabatan kepala sekolah dan kepala puskesmas harus dijalankan dengan tanggung jawab serta semangat pengabdian.

Ia meminta keduanya menjadi motor perubahan di bidang pendidikan dan kesehatan.

Khusus kepada kepala UPT puskesmas, Mas Hari menekankan pentingnya menjalankan program pemeriksaan kesehatan gratis yang menjadi prioritas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Tidak boleh ada alasan sibuk atau tidak bisa. Pelayanan harus terbaik dan tanpa kendala administratif,” tegasnya.

Sementara kepada kepala sekolah, bupati menyoroti perlunya memperkuat pendidikan karakter dan moral siswa sejak dini.

“Saya pernah menjumpai siswa kelas VI yang tidak tahu doa wudhu dan jumlah salat wajib. Ini contoh bahwa pendidikan karakter perlu diperkuat,” ungkapnya.

Ia juga meminta kepala sekolah aktif memastikan tidak ada anak usia sekolah yang putus pendidikan.

“Jangan menunggu pendaftaran datang. Kepala sekolah harus jemput bola, bekerja sama dengan desa agar semua anak bisa sekolah,” pesan Mas Hari.

Bupati menegaskan, pengabdian aparatur harus dilandasi keikhlasan.

“Kalau bekerja dengan ikhlas, insya Allah hasilnya membawa berkah. Kalau bukan untuk diri sendiri, untuk keturunan kita,” ucapnya.

Di akhir acara, Mas Hari mengajak seluruh peserta mendoakan almarhumah Nunik binti Partobari, ibunda Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, yang baru berpulang.

“Semoga Allah mengampuni segala dosanya dan menempatkannya di surga,” tuturnya. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#Bupati Madiun #kesehatan #Pemeriksaan kesehatan Gratis #Kepala Puskesmas #karakter siswa #pendidikan #Pelantikan Kasek #hari wuryanto