Jawa Pos Radar Madiun – Warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Balerejo, menyampaikan aspirasi langsung kepada Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam agenda Tambah Rukun Resik-resik Bareng Tonggo (Mbah Ronggo), Sabtu (1/11).
Mereka meminta pengerukan sedimen di bawah jembatan perbatasan Kedungrejo–Balerejo, pembangunan jalan usaha tani (JUT), peningkatan layanan kesehatan, serta percepatan penyaluran bantuan sosial.
“Saya minta OPD terkait segera turun ke lapangan untuk mengecek kondisi di bawah jembatan dan menyiapkan alat berat agar pengerukan bisa segera dilakukan,” ujar Mas Hari Wur, sapaan akrab bupati, di depan warga.
Terkait usulan JUT, bupati meminta pemerintah desa segera mengajukan proposal resmi agar dapat dimasukkan dalam perencanaan pembangunan tahun depan.
“JUT penting untuk menunjang produktivitas pertanian dan ketahanan pangan. Kalau sudah diusulkan resmi, akan kami tindak lanjuti,” tegasnya.
Bupati juga menekankan agar setiap desa di Kecamatan Balerejo memprogramkan layanan kesehatan gratis melalui Posyandu Terintegrasi.
Layanan ini akan mencakup posyandu anak, remaja, dan lansia yang dikoordinasikan dua puskesmas setempat.
“Saya minta semua desa memastikan program ini berjalan agar masyarakat mudah mendapat layanan kesehatan gratis,” pintanya.
Dalam kesempatan itu, Mas Hari Wur juga menyampaikan bahwa bantuan pangan untuk alokasi Oktober–November segera disalurkan ke Balerejo.
Ia mengingatkan agar bantuan digunakan sesuai kebutuhan.
“Bantuan ini untuk meringankan beban masyarakat, jangan sampai dijual,” pesannya. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto