Jawa Pos Radar Madiun – Warga Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, dikejutkan penemuan jasad Misni, 61, yang ditemukan mengapung di saluran irigasi tak jauh dari rumahnya, Selasa (4/11).
Lansia itu sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin (3/11) pagi oleh keluarganya.
Proses pencarian sempat dilakukan BPBD Kabupaten Madiun bersama warga sejak Senin siang hingga sore, namun tak membuahkan hasil.
Baru pada Selasa dini hari, jasad korban ditemukan.
Kepala Desa Sewulan Heru Susanto menjelaskan, penemuan pertama kali diketahui kerabat korban sekitar pukul 02.00 dini hari.
“Korban diduga jatuh ke saluran irigasi karena penyakit darah rendah yang diderita,” ujarnya.
Menurut Heru, korban sudah tidak bekerja selama empat tahun terakhir akibat kondisi kesehatannya.
Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda kekerasan.
“Korban langsung dibawa pulang dan dimakamkan,” imbuhnya.
Sementara itu, anggota BPBD Kabupaten Madiun Dodik Andika mengungkapkan pihaknya menerima laporan orang hilang pada Senin siang.
“Kami langsung melakukan pencarian dengan menyusuri sungai bersama lima anggota, tapi nihil. Dini hari baru dapat kabar korban ditemukan,” jelasnya. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto