Jawa Pos Radar Madiun – Fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Madiun terus bertambah.
Terbaru, Polres Madiun membangun satu dapur baru di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo.
Proyek di bawah Yayasan Kemala Bhayangkari itu menjadi bagian dari upaya berkelanjutan meningkatkan gizi anak usia sekolah.
Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan, pembangunan fasilitas tersebut sudah mencapai 60 persen dan ditargetkan selesai dalam 45 hari ke depan.
“Progresnya sudah mencapai sekitar 60 persen dan ditargetkan selesai dalam 45 hari ke depan,” ujarnya kemarin (12/11).
SPPG di Desa Sogo akan melayani 2.268 penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan di sekitar lokasi.
Rinciannya, 96 siswa dari 12 TK/RA, 764 siswa dari 12 SD/MI, 1.259 siswa dari dua SMP/MTs, dan 149 siswa dari satu SMK.
“Kami ingin memastikan anak-anak di wilayah ini mendapatkan akses gizi yang baik dan seimbang untuk mendukung tumbuh kembang mereka,” tutur AKBP Kemas.
Ia menambahkan, keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu menekan angka kekurangan gizi di wilayah pedesaan.
“Pembangunan di Balerejo ini adalah yang ketiga, dan insya Allah akan sangat membantu pemenuhan kebutuhan gizi bagi siswa SD maupun SMP,” jelasnya.
Polres Madiun juga berkomitmen memperluas cakupan layanan gizi melalui program Bhayangkari.
Targetnya, empat SPPG akan berdiri di seluruh Kabupaten Madiun untuk memperkuat ketahanan gizi anak sekolah.
“Target kami ada empat SPPG di Kabupaten Madiun. Setelah ini, satu lagi akan segera kami bangun,” tandasnya. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto