Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Madiun Diuntungkan

Dian Rahayu • Jumat, 14 November 2025 | 17:03 WIB
Petugas PT Pupuk Indonesia melakukan monitoring stok pupuk bersubsidi di kios resmi Desa Klorogan, Kecamatan Geger, Rabu (13/11). DOK RADAR MADIUN
Petugas PT Pupuk Indonesia melakukan monitoring stok pupuk bersubsidi di kios resmi Desa Klorogan, Kecamatan Geger, Rabu (13/11). DOK RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Ketersediaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Madiun dipastikan aman hingga akhir tahun.

Kepastian itu disampaikan PT Pupuk Indonesia (Persero) saat melakukan monitoring dan evaluasi ke sejumlah kios resmi di Kecamatan Geger, Rabu (13/11).

Assistant Account Executive PT Pupuk Indonesia wilayah Kabupaten dan Kota Madiun Danang Priansyah menyebut pemantauan rutin dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi.

“Kami mengecek langsung stok di titik serah agar kebutuhan petani terpenuhi,” ujarnya.

Selain memastikan ketersediaan di lapangan, Pupuk Indonesia juga memperbarui data penerima melalui sistem Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Validasi itu diprioritaskan untuk penyaluran pupuk musim tanam tahun depan.

“Kami memutakhirkan RDKK 2026 supaya tepat sasaran,” jelas Danang.

Hingga November, penyerapan pupuk subsidi mencapai 80 persen dari total 77.125 petani dengan 92 titik distribusi.

Kebijakan penurunan harga pupuk hingga 20 persen diharapkan mendorong produktivitas dan stabilitas pasokan.

Penyalur pupuk di Desa Klorogan Arif Kurniawan menyebut stok di tokonya lebih dari tujuh ton, mencakup Urea, Phonska, dan pupuk organik.

“Kami melayani seluruh petani terdaftar di RDKK. Harga baru ini sangat membantu,” ungkapnya.(ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#petani madiun #distribusi pupuk #pupuk subsidi #pertanian madiun #pupuk indonesia #madiun #harga pupuk turun #RDKK 2026