Jawa Pos Radar Madiun – Naga-naganya Sekolah Rakyat (SR) bakal dibangun dalam waktu dekat.
Kabar yang beredar, penandatanganan kontrak pembangunan SR dijadwalkan pada 25 November mendatang.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun Supriyadi membenarkan informasi tersebut, meski surat resmi dari kementerian belum diterima.
’’Surat resminya belum,’’ ungkapnya, Sabtu (15/11).
Saat ini pihaknya menunggu kabar resmi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) perwakilan Surabaya.
Di sisi lain, proses perizinan yang tengah dikerjakan pemkab disebut masih tahap penyelesaian.
Untuk detail kekurangan perizinan, Supriyadi mengarahkan ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
’’DPMPTSP yang update terkait perizinan,’’ tambahnya.
Untuk memuluskan pembangunan SR, Supriyadi menjadwalkan rapat koordinasi (rakor) percepatan bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Pertemuan digelar di Kelurahan Nglames hari ini (15/11), melibatkan Dinsos, Bapperida, Dikbud, DPUPR, dan OPD lain.
’’Iya, kami akan gelar rakor percepatan,’’ tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, rencana pembangunan SR di Kabupaten Madiun terus dikebut menyusul arahan Kementerian Sosial (Kemensos) dan Bupati Madiun.
Tahapan kini memasuki finalisasi status lahan di Kementerian ATR/BPN dan perizinan, baik IMB maupun kelengkapan lain.
Seluruh persyaratan administrasi diharapkan tuntas tahun ini. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto