Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Jumlah Murid Minim, 36 Sekolah di Madiun Masuk Kajian Regrouping

Loditya Fernandes • Senin, 17 November 2025 | 01:00 WIB
Sejumlah SD di Kabupaten Madiun masuk pemetaan regrouping. Dikbud menilai jumlah murid, lokasi, dan ketersediaan tenaga sebagai pertimbangan utama. DOK RADAR MADIUN
Sejumlah SD di Kabupaten Madiun masuk pemetaan regrouping. Dikbud menilai jumlah murid, lokasi, dan ketersediaan tenaga sebagai pertimbangan utama. DOK RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Regrouping sekolah dasar di Kabupaten Madiun kembali tak terhindarkan.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) merampungkan pemetaan awal lembaga yang berpotensi digabung, menghasilkan 36 sekolah yang masuk kajian penyatuan menjadi 18 lembaga baru.

“Pemetaan sudah kami lakukan dan hasilnya ada 36 sekolah yang berpotensi diregrouping,” ujar Kabid SD Dikbud Kabupaten Madiun Suparnoto.

Dia menegaskan penetapan calon sekolah regrouping dilakukan melalui kajian mendalam.

Faktor utamanya adalah minimnya jumlah peserta didik, jarak antarsekolah yang berdekatan, hingga banyaknya lembaga yang berada dalam satu halaman.

Kekurangan kepala sekolah dan tenaga pendidik juga menjadi alasan kuat, termasuk kesiapan aset untuk mendukung proses penyatuan.

“Semua penentuan itu didasarkan analisis jumlah murid, lokasi, aset, dan keterbatasan tenaga,” jelasnya.

Dari hasil pemetaan, wilayah kecamatan menjadi daerah dengan calon regrouping terbanyak, yakni 10 lembaga.

Sementara 18 sekolah yang dipilih sebagai induk merupakan lembaga dengan jumlah murid lebih banyak, fasilitas lebih lengkap, serta kesiapan tenaga pengajar yang memadai.

Proses penetapan turut mempertimbangkan evaluasi pengawas sekolah di setiap wilayah.

“Sekolah induk dipilih berdasarkan kelengkapan murid, guru, dan sarana,” tandas Suparnoto.

Dikbud belum mengambil langkah lanjutan. Berkas kajian masih dalam telaah staf sebelum diajukan kepada bupati.

Tidak menutup kemungkinan daftar maupun jumlah sekolah regrouping berubah sesuai disposisi bupati.

“Rencana final menunggu arahan dari Bapak Bupati,” imbuhnya. (sae/cor)

Editor : Hengky Ristanto
#dikbud madiun #pemetaan sekolah #regrouping SD Madiun #jumlah murid minim #tenaga pendidik #madiun #sekolah induk #pendidikan madiun