Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Harga Sembako Naik, Pemkab Madiun Gelontor Pasar Murah: Beras Rp 59.500

Dian Rahayu • Kamis, 20 November 2025 | 13:10 WIB
Warga Desa Sidomulyo antusias membeli sembako bersubsidi dalam operasi pasar murah yang digelar Pemkab Madiun untuk menekan inflasi. DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN
Warga Desa Sidomulyo antusias membeli sembako bersubsidi dalam operasi pasar murah yang digelar Pemkab Madiun untuk menekan inflasi. DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Upaya Pemkab Madiun menekan inflasi bahan pokok terus digencarkan.

Salah satunya melalui operasi pasar murah yang digelar di Desa Sidomulyo, Wonoasri, kemarin (19/11).

Kabid Perdagangan Disperdagkop-UM Kabupaten Madiun Budi Santoso menyebut wilayahnya masuk daftar 10 daerah dengan inflasi tertinggi.

Karena itu, intervensi harga perlu terus dilakukan.

’’Kabupaten Madiun masuk 10 besar inflasinya sehingga perlu upaya menekan itu,’’ ujarnya.

Pemkab menyediakan beras 1,5 ton, minyak goreng 700 liter, gula 7 kuintal, dan telur ayam 2,5 kuintal.

Seluruh komoditas dijual dengan harga subsidi.

Beras dibanderol Rp 59.500 per 5 kilogram, minyak goreng Rp 17 ribu per liter, gula Rp 13.250 per kilogram, dan telur ayam Rp 24 ribu per kilogram.

’’Subsidi tiap item sekitar Rp 4 ribu sampai Rp 5 ribu lebih murah dibanding harga pasaran,’’ jelasnya.

Warga pun menyambut antusias. Erni Kusrini, salah seorang pembeli, mengaku harga sejumlah kebutuhan mulai merangkak naik dalam beberapa pekan terakhir.

’’Pasar murah ini sangat membantu kami mendapat bahan pokok dengan harga lebih terjangkau,’’ ujarnya.

Pasar murah ini menjadi salah satu agenda rutin pemkab dalam menjaga keterjangkauan harga sekaligus stabilitas pasokan menjelang akhir tahun. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#inflasi kabupaten madiun #stabilitas harga pangan #pasar murah #disperdagkop um madiun #operasi pasar murah #madiun #harga sembako