Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Tujuh Bulan Tak Digaji, Eks Karyawan MUS Geruduk DPRD Madiun

Loditya Fernandes • Kamis, 27 November 2025 | 03:30 WIB
Eks karyawan MUS bersama SBMR menggelar demonstrasi di depan DPRD Kabupaten Madiun menuntut pelunasan gaji tujuh bulan yang belum dibayar, Rabu (26/11). FOTO: LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUN
Eks karyawan MUS bersama SBMR menggelar demonstrasi di depan DPRD Kabupaten Madiun menuntut pelunasan gaji tujuh bulan yang belum dibayar, Rabu (26/11). FOTO: LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Puluhan eks karyawan Madiun Umbul Square (MUS) kembali menagih hak mereka.

Upah selama tujuh bulan yang belum dibayarkan manajemen BUMD pariwisata itu memicu aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Kabupaten Madiun, Rabu (26/11).

‘’Kami datang untuk menagih hak yang sudah tujuh bulan tidak dibayarkan,’’ tegas Ketua Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) Aris Budiyono.

Dalam aksi itu, massa membentangkan poster bernada protes seperti “Bayarkan 7 Bulan Upah Kami” hingga “Buruh Bukan Tumbal Krisis.”

Ada pula tabur bunga sebagai simbol matinya nurani pimpinan MUS dan pemkab.

‘’Teman-teman sudah terlalu lama bertahan tanpa penghasilan. Kalau mau dicicil kami sepakat, yang penting ada kepastian,’’ imbuh Aris.

Usai berorasi sekitar satu jam, massa ditemui Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono, Ketua Komisi C Rudi Triswahono, dan Ketua Komisi D Djoko Setijono.

Dalam forum itu, perwakilan buruh kembali menekankan dua tuntutan inti mereka.

Antara lain, kepastian pelunasan gaji dan pesangon, serta transparansi soal kredit Rp 2,5 miliar yang dijaminkan atas nama pribadi direktur lama.

Jika tidak ada progres, mereka menyiapkan opsi pendirian tenda di depan pendopo dan aksi penggalangan koin kemanusiaan di sejumlah titik. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#SBMR Madiun #upah buruh tertahan #gaji karyawan belum dibayar #demo di DPRD Madiun #perseroda Madiun #mus madiun #madiun #kasus MUS #kredit MUS