Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Sekda Madiun Tontro Pahlawanto Pensiun, Suasana Haru Iringi Pelepasan

Loditya Fernandes • Jumat, 28 November 2025 | 02:00 WIB
HARU: Bupati Madiun beserta jajarannya melepas Sekda Tontro Pahlawanto, Kamis (27/11).
HARU: Bupati Madiun beserta jajarannya melepas Sekda Tontro Pahlawanto, Kamis (27/11).

Jawa Pos Radar Madiun – Suasana haru menyelimuti Pendopo Muda Graha ketika Sekda Kabupaten Madiun Tontro Pahlawanto resmi dilepas masa purna tugasnya, Kamis (27/11).

Setelah 33 tahun mendampingi perjalanan birokrasi daerah, Tontro kini menutup lembar pengabdian yang ia mulai sejak muda.

Hadir dalam momen itu Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati dr Purnomo Hadi, serta jajaran kepala OPD yang memberi penghormatan atas dedikasi panjang sang sekda.

“Beliau sosok ASN luar biasa, mengabdikan lebih dari separuh umurnya untuk Pemkab ini,” ungkap Mas Hari Wur –sapaan Bupati Madiun.

Selama 33 tahun masa pengabdian, Tontro mengabdi sejak era Orde Baru hingga pemerintahan saat ini.

Bupati menyebut pengalaman panjang itu menjadi teladan berharga bagi ASN di era tuntutan publik yang semakin tinggi.

Karena itu, ia meminta Tontro tetap bersedia menjadi mentor bagi pejabat pemkab setelah purna tugas.

“Pengalaman itu guru yang tidak ada tandingannya, kami ingin beliau tetap mendampingi kita semua,” katanya.

Komitmen Tontro terhadap regulasi menjadi hal yang paling berkesan bagi bupati.

Ia menilai sikap hati-hati dan konsisten berpegang pada aturan membuat setiap langkah kebijakan berjalan lebih aman, nyaman, dan terukur.

Prinsip itu juga penting dalam menghadapi dinamika pembangunan yang kadang menuai perdebatan, sehingga tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

“Kalau sudah menyimpang dari regulasi, ya itu, APH yang datang. Kita tidak mau itu,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Tontro menyampaikan ungkapan syukur dan terima kasih kepada bupati, wakil bupati, dan seluruh jajaran OPD atas kerja sama selama masa tugasnya.

Ia menilai purna tugas adalah proses alamiah dan berharap roda pemerintahan Kabupaten Madiun tetap berjalan smooth dengan pelayanan publik semakin baik.

Tontro juga berpesan agar ASN lebih sabar mendengar aspirasi masyarakat, menjaga koordinasi, dan menghindari pembiaran terhadap setiap persoalan.

“Saya mohon maaf bila kadang bersikap keras atau reaktif, itu semata-mata demi tanggung jawab bersama,” tuturnya.

Tontro turut mengingatkan bahwa target kinerja tahunan daerah tidak bisa ditunda, sehingga komunikasi dan integrasi program setiap OPD harus lebih solid.

Ia menekankan pentingnya loyalitas pada visi-misi kepala daerah sebagai pedoman kerja birokrasi. Menurutnya, regenerasi dalam organisasi pemerintahan adalah hal wajar dan harus diterima sebagai bagian dari siklus pengabdian.

“Saya berharap apa yang sudah terproses selama ini dapat dilanjutkan dan membawa kebaikan bagi Kabupaten Madiun,” ucapnya. (odi)

Editor : Mizan Ahsani
#Bupati Madiun #sekda #pns #Kabupaten Madiun #Pemkab Madiun #Sekda Madiun #pensiun #tontro pahlawanto #hari wuryanto