Jawa Pos Radar Madiun – Posko bantuan di Kantor BPBD Kabupaten Madiun dipadati warga beberapa hari terakhir.
Mereka datang silih berganti membawa bantuan untuk korban banjir dan tanah longsor di Sumatera dan Aceh.
Mulai dari makanan cepat saji hingga peralatan kedaruratan seperti selimut dan terpal, semua dikumpulkan sebagai bentuk solidaritas.
Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Madiun Fajar Lumaksono mengatakan posko dibuka sejak Senin (1/12) hingga Kamis (4/12).
Inisiatif ini merupakan bagian dari gerakan Pemprov Jatim melalui BPBD provinsi.
“Hasil pengumpulan bantuan ini nanti kami serahkan ke provinsi. Dari BPBD Jatim akan diteruskan langsung ke Sumatera dan Aceh,” jelasnya, kemarin (3/12).
Antusiasme warga disebut sangat tinggi. Tidak hanya lembaga, instansi, dan perusahaan, warga secara personal juga datang memberikan bantuan secara mandiri.
“Kami menerima berbagai bentuk bantuan: dana, bahan makanan, obat-obatan, kebutuhan sanitasi, hingga logistik kedaruratan seperti terpal, selimut, dan kantong jenazah,” paparnya.
Fajar menambahkan, dukungan masyarakat begitu deras.
Ada perusahaan yang mengirimkan puluhan dus makanan cepat saji, sementara warga perorangan membawa paket sarden, pakaian, hingga perlengkapan lain.
“Antusias warga Kabupaten Madiun luar biasa. Semua bantuan kami terima dengan tangan terbuka,” imbuhnya.
Seluruh bantuan akan dikirimkan dalam satu paket bantuan resmi Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mempercepat pemulihan warga terdampak bencana. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto