Jawa Pos Radar Madiun – Harapan Persekama Kabupaten Madiun meraih poin penuh pada laga kedua Liga 4 Piala Gubernur Jatim 2025 harus kandas.
Tim asuhan Coach Siswanto takluk 0–3 dari PS Mojokerto Putra di Lapangan Yonif 503 Kabupaten Mojokerto, Rabu (10/12).
Kekalahan ini disebut dipengaruhi jadwal pertandingan yang digelar pada siang hari. “Anak-anak belum terbiasa main siang,” ujar Exco Askab PSSI Kabupaten Madiun, Ronggo Saputro.
PS Mojokerto Putra mencetak dua gol cepat pada menit ke-2 dan 20 babak pertama.
Keduanya berasal dari proses sundulan—gol pertama dari skema crossing pemain sayap, sedangkan gol kedua melalui situasi sepak pojok.
Satu gol tambahan kembali bersarang di gawang Persekama pada menit ke-78 babak kedua lewat tendangan bebas.
Laga yang dimulai pukul 13.00 itu berlangsung di bawah terik matahari.
Kondisi panas membuat fisik pemain Persekama cepat menurun.
Ronggo menyebut cuaca Mojokerto yang lebih panas dari Madiun membuat ritme permainan tidak berkembang.
“Anak-anak habis tenaganya,” katanya.
Meski kalah telak, Persekama diminta tidak larut dalam hasil buruk ini.
Evaluasi langsung dilakukan jajaran pelatih untuk membenahi sejumlah catatan sebelum laga berikutnya.
Beruntung, pertandingan selanjutnya tidak lagi dimainkan pada siang hari sehingga faktor cuaca dipastikan tidak menjadi kendala.
“Hal ini menjadi catatan dan akan kami benahi untuk laga-laga berikutnya,” imbuh Ronggo.
Dengan hasil ini, Persekama baru mengoleksi satu poin dari dua pertandingan.
Poin tersebut didapat usai bermain imbang melawan Mojokerto FC pada 7 Desember.
Sementara itu, Mojokerto FC yang juga tampil kemarin harus menelan kekalahan telak 1–6 dari Akor FC Jombang. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto