Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Kaget Buka Kandang, Warga Madiun Temukan Piton 2,5 Meter Telan Tiga Kucing

Dian Rahayu • Selasa, 16 Desember 2025 | 06:30 WIB
Petugas Damkar Kabupaten Madiun mengevakuasi seekor ular piton sepanjang 2,5 meter dari rumah warga Desa Kertosari, Kecamatan Geger, Senin (15/12). DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN
Petugas Damkar Kabupaten Madiun mengevakuasi seekor ular piton sepanjang 2,5 meter dari rumah warga Desa Kertosari, Kecamatan Geger, Senin (15/12). DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Seekor ular piton sepanjang 2,5 meter meresahkan warga Desa Kertosari, Kecamatan Geger, Senin (15/12).

Reptil besar itu dilaporkan memangsa tiga ekor kucing peliharaan milik warga.

Pemilik kucing, Wiwin, mengaku terkejut saat mendapati ular besar melingkar di dalam kandang.

Sebelumnya, kucing-kucingnya masih lengkap.

“Saya kaget sekali melihat ada ular besar melingkar di dalam kandang, padahal sebelumnya kucing-kucing saya masih lengkap,” ujarnya.

Temuan tersebut segera dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun.

Petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Saat proses penanganan, perut ular terlihat membuncit, menandakan baru saja memangsa mangsa.

“Saat kami periksa, ular tersebut baru saja memangsa hewan peliharaan warga,” kata Ismanto, petugas Damkar Kabupaten Madiun.

Petugas bahkan berhasil mengeluarkan satu ekor kucing dalam kondisi tak bernyawa dari perut piton.

Proses penangkapan berlangsung cepat dan aman karena ular masih berada di dalam kandang.

Petugas menggunakan alat khusus untuk menghindari risiko gigitan maupun lilitan.

Diduga, piton tersebut keluar dari habitat alaminya di sekitar aliran sungai yang jaraknya tidak jauh dari permukiman warga.

“Kemungkinan ular keluar dari habitatnya karena mencari mangsa, apalagi lokasi rumah dekat dengan sungai,” jelas Ismanto.

Usai dievakuasi, ular piton dibawa ke markas Damkar sebelum diserahkan kepada relawan Jaga Satwa Indonesia.

Selanjutnya, satwa tersebut akan diserahkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur untuk dilepasliarkan ke habitat aslinya. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#geger madiun #ular piton #peristiwa #damkar madiun #madiun #satwa liar #bksda jatim