Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Diterjang Angin Kencang, Warga Dagangan Madiun Terima Bantuan Rumah dari Pemkab

Loditya Fernandes • Selasa, 16 Desember 2025 | 17:10 WIB
Disperkim Kabupaten Madiun menyalurkan bantuan sosial rumah terdampak bencana angin kencang di Desa Padas dan Ngranget, Kecamatan Dagangan, Senin (15/12). PROKOPIM UNTUK RADAR MADIUN
Disperkim Kabupaten Madiun menyalurkan bantuan sosial rumah terdampak bencana angin kencang di Desa Padas dan Ngranget, Kecamatan Dagangan, Senin (15/12). PROKOPIM UNTUK RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Kehadiran pemerintah daerah kembali dirasakan warga Kabupaten Madiun yang terdampak bencana alam.

Melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Pemkab Madiun menyalurkan bantuan sosial rumah tidak layak huni (RTLH) kepada warga terdampak angin kencang di Desa Padas dan Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Senin (15/12).

Sebanyak 18 keluarga menerima bantuan, terdiri atas 16 keluarga dari Desa Padas dan dua keluarga dari Desa Ngranget.

Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut peninjauan langsung yang dilakukan Bupati Madiun Hari Wuryanto ke lokasi bencana angin kencang pada September lalu.

Kepala Disperkim Kabupaten Madiun Gunawi mengatakan, sepanjang 2025 pemerintah daerah telah mengintervensi 91 rumah tangga yang terdampak bencana alam dengan total anggaran sekitar Rp 377,5 juta.

“Ini sebagai bentuk komitmen Bapak Bupati Madiun agar pemerintah daerah bisa hadir memberikan bantuan sosial ketika rumah warga menjadi tidak layak huni akibat bencana,” ungkap Gunawi.

Photo
Photo

Gunawi menjelaskan, bantuan sosial yang diberikan bersifat stimulus dan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah.

Besaran bantuan berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 10 juta per rumah, yang bersumber dari belanja tidak terduga (BTT) APBD Kabupaten Madiun.

“Sampai hari ini, pemerintah daerah sudah mengintervensi 91 rumah tangga terdampak bencana sejak awal tahun,” katanya.

Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki rumah agar kembali layak dan aman dihuni.

Selain meningkatkan kenyamanan, rumah yang layak juga berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan keluarga.

“Dengan rumah yang layak huni, kesehatan dan kesejahteraan rumah tangga juga bisa meningkat, sekaligus mengurangi beban pengeluaran,” jelas Gunawi. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#Desa Ngranget #bencana alam #dagangan #Pemkab Madiun #bantuan RTLH #angin kencang #disperkim madiun #madiun #Desa Padas