Jawa Pos Radar Madiun – Fery Sudarsono kembali dipercaya menakhodai DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun periode 2025–2030.
Penetapan tersebut berlangsung dalam Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP Jawa Timur yang digelar selama dua hari, 21–22 Desember, di Hotel Shangri-La Surabaya.
“Pengumumannya hanya satu nama sebagai ketua DPC dan dua personalia yang mendampingi pembentukan pengurus,” ungkap Fery, kemarin (21/12).
Penetapan kepengurusan dilakukan langsung oleh DPP PDIP.
Pengumuman sekaligus pelantikan dipimpin perwakilan DPP, Sadarestuwati.
Usai menerima surat keputusan (SK), Fery diberi waktu terbatas untuk menyusun struktur kepengurusan periode baru.
“Setelah ditunjuk dan diberikan SK, kami diberi waktu setengah jam untuk membentuk kepengurusan atau formatur didampingi dari DPD PDIP Jatim,” ujarnya.
Dalam struktur tersebut, Suprapto dan Lusi Endang Susilowati ditugaskan sebagai personalia sekaligus dipercaya mengemban amanah sebagai sekretaris dan bendahara DPC PDIP Kabupaten Madiun.
Sejumlah pengurus muda, termasuk dari unsur pengurus anak cabang (PAC), juga masuk dalam formatur kepengurusan baru.
“Beliau saya beri amanah menjadi sekretaris dan bendahara, dan ada juga pengurus-pengurus muda yang masuk dalam formatur,” bebernya.
Penguatan kaderisasi menjadi fokus utama kepengurusan periode ini.
Fery menegaskan perlunya pola baru dengan memberi ruang lebih luas bagi generasi muda, mulai tingkat DPC, PAC, hingga ranting dan anak ranting.
“Kaderisasi harus diubah polanya, generasi penerus harus betul-betul anak-anak muda,” tegasnya.
Dalam struktur DPC, porsi anak muda mencapai 30–40 persen.
Sementara di tingkat PAC ditargetkan minimal 30 persen diisi kader muda.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjawab tantangan demografi pemilih pada masa mendatang.
“Yang muda-muda ini sekitar 30 sampai 40 persen, dan di PAC minimal 30 persen harus ada yang muda,” jelasnya.
Selain kaderisasi, Fery juga menyoroti tantangan perkembangan teknologi dan maraknya informasi hoaks.
Menurutnya, peran generasi muda krusial untuk memperkuat literasi digital partai.
“Tantangan kami sekarang adalah berita-berita hoaks dan perkembangan IT, ini harus kami tangkis dengan melibatkan anak-anak muda,” tandasnya.
Fery tak menampik bahwa kepemimpinan ke depan akan dihadapkan pada tantangan berat, terutama menjelang Pemilu 2029 ketika PDI Perjuangan berada di luar pemerintahan.
Namun, sebagai petugas partai, dia menyatakan siap menjalankan amanah.
“Apapun kondisinya, kami harus siap mempertahankan kemenangan dan menambah kursi di semua pemilu,” katanya.
Konferda dan Konfercab PDIP Jawa Timur diikuti puluhan DPC kabupaten/kota.
Kegiatan digelar serentak di dua lokasi, Hotel Shangri-La dan Hotel Grand Empire Palace Surabaya, dengan kehadiran sejumlah pengurus DPP PDIP, di antaranya Sadarestuwati, Djarot Saiful Hidayat, Sri Rahayu, dan lainnya.
“Sekitar 28 DPC dilantik hari ini, digelar dua hari dan dihadiri beberapa perwakilan DPP,” pungkas Fery. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto