Jawa Pos Radar Madiun – Sebuah bus antarkota jurusan Surabaya–Ponorogo nyaris terbakar di Exit Tol Dumpil, Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Minggu (21/12) malam.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Kejadian bermula saat bus mengalami masalah pada roda belakang.
Ban mengeluarkan asap tebal disertai percikan api.
Melihat kondisi itu, pengemudi segera menghentikan kendaraan dan mengevakuasi penumpang.
Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Madiun yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian.
Petugas bergerak cepat melakukan pemadaman untuk mencegah api merambat ke bagian bodi bus lainnya.
“Api berasal dari bagian rem yang terbakar karena panas berlebih, kemudian merambat ke ban belakang. Saat petugas tiba, masih ada asap dan langsung kami lakukan pemadaman agar api benar-benar padam,” ujar Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bahaya Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun, Andy Koerniawan.
Bus tersebut diketahui milik PO Restu Panda dengan nomor polisi N 7264 UF. Kendaraan dikemudikan Parjito, warga Desa Pupus, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan.
Beruntung, seluruh penumpang dalam kondisi selamat.
“Tidak ada korban jiwa. Namun bus tidak bisa melanjutkan perjalanan karena sistem rem dan roda belakang mengalami kerusakan,” tambah Andy.
Proses pemadaman berlangsung kurang dari satu jam hingga situasi dinyatakan aman.
Arus lalu lintas di sekitar Exit Tol Dumpil sempat tersendat, namun kembali normal setelah petugas menyelesaikan penanganan di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, nilai kerugian materi akibat insiden tersebut masih dalam proses pendataan dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto