Jawa Pos Radar Madiun - Setahun pertama kepemimpinan Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati dr Purnomo Hadi mulai menunjukkan hasil nyata.
Berbagai program unggulan yang dirangkum dalam visi Kabupaten Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera (Bersahaja) berjalan bertahap sepanjang 2025.
Mulai pelayanan kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, hingga infrastruktur publik menjadi fokus utama.
“Alhamdulillah, satu per satu program visi misi Bersahaja mulai kami jalankan dan bisa dirasakan masyarakat,” ungkap Mas Hari Wur –sapaan akrab Bupati Madiun.
Realisasi Mobil Siaga dan Lingkungan Salah satu program yang sudah terealisasi ialah Mobil Siaga Desa.
Pada 2025, Pemkab Madiun telah menyalurkan 15 unit mobil siaga ke desa-desa dan akan dilanjutkan pada 2026 dengan target tambahan 50–60 unit.
Program ini menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan dan kegawatdaruratan di tingkat desa.
Di sektor lingkungan dan ketahanan pangan, Pemkab Madiun menjalankan program Satu Rumah Satu Pohon serta Ketahanan Pangan Berkelanjutan (Kaliber).
Program ini ditandai dengan penyiapan bibit alpukat dan mangga di desa-desa serta gerakan penanaman pohon.
Sebanyak 6.000 pohon ditanam di tiga kecamatan wilayah hulu bertepatan dengan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025.
“Ini bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan jangka panjang,” imbuhnya.
Inovasi Pendidikan dan Infrastruktur Bidang pendidikan juga menjadi perhatian serius melalui program Masyarakat Terdidik, Cerdas, dan Terampil (Master Cete).
Program outdoor learning mulai diterapkan dengan pembelajaran rutin di destinasi wisata.
Selain itu, Pemkab memberikan beasiswa kepada 100 mahasiswa serta menerapkan kurikulum pencak silat di seluruh jenjang pendidikan.
Infrastruktur publik juga digenjot melalui program unggulan Handal Dalam Infrastruktur (Hadi).
Data Pemkab Madiun menunjukkan, jalan mantap kini mencapai 752,255 kilometer atau 72,42 persen, didukung pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC) Sigap Jalan.
“Kami juga memperhatikan infrastruktur ramah lansia dan disabilitas, seperti trotoar dengan guiding block di kawasan Caruban,” imbuh Mas Hari Wur.
Sinergi Program Pusat Dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto, Pemkab Madiun melakukan penyelarasan kebijakan.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dijalankan melalui 32 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Capaian MBG telah mencapai sekitar 75 persen dan ditargetkan 100 persen pada Januari mendatang.
Ketahanan pangan Kabupaten Madiun juga dinilai siap menopang kebutuhan regional.
Masuk tujuh besar lumbung padi di Jawa Timur, produksi padi hingga November tercatat mencapai 570.359 ton.
Ekonomi dan Kesehatan Capaian positif juga terlihat pada sektor kesehatan. Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) melampaui target dengan realisasi 38,97 persen.
Sementara prevalensi stunting turun signifikan menjadi 5,19 persen, jauh di bawah rata-rata nasional.
Di sektor ekonomi kerakyatan, program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus berkembang.
Hingga kini, sebanyak 37 KDKMP telah beroperasi, dan 26 lainnya dijadwalkan diresmikan pada 31 Januari mendatang.
Tantangan dan Prestasi Meski dihadapkan pada tantangan pengurangan Transfer Keuangan Daerah (TKD) sebesar Rp 192 miliar, Pemkab Madiun tetap mampu menorehkan prestasi gemilang.
Salah satunya predikat Kabupaten Sangat Inovatif dalam ajang IGA 2025 berkat 75 inovasi daerah.
Menatap 2026, Pemkab Madiun berkomitmen tetap konsisten pada visi misi Madiun Bersahaja. “Sesuai visi misi, kami ingin melayani masyarakat sebaik-baiknya,’’ pungkasnya. (odi/aan)
Madiun Bersahaja dalam Angka
- 15 Mobil Siaga Desa pada 2025 dan 50-60 unit pada 2026
- Penanaman 6 ribu pohon HMPI 2025
- Beasiswa 100 Mahasiswa
- 752,255 kilometer atau 72,42 persen jalan mantap
- Capaian PKG 38,97 persen dari target 36 persen
- Prevalensi stunting 5,19 persen di bawah rata-rata nasional 19 persen
- 32 SPPG beroperasi dan ditarget 100 persen Januari 2026
- 37 KDKMP beroperasi dan 26 diresmikan Januari 2026
- Produksi padi hingga November mencapai 570.359 ton
Raihan Penghargaan Kabupaten Madiun
- Predikat Kabupaten Sangat Inovatif ajang IGA 2025 dari Kemendagri.
- Inovasi KBPU APJ sebagai OPSI 2025 dari KemenPAN-RB.
- Penghargaan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Terbaik Jatim untuk TP PKK Kabupaten Madiun.
- Bupati terpilih menjadi peserta KPPD angkatan II Tahun 2025 yang digelar Lemhannas
- Apresiasi Bergengsi Peran Brida/Bapperida dalam Optimalisasi Potensi dan/atau Penyelesaian Permasalahan Daerah dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
- Penghargaan Usaha Kecil Investement Award Jatim 2025 untuk CV Pangan Arta Sejahtera Slambur (Terbaik II) dan Klinik Wahyu Husada Berkah Desa Dimong (Terbaik III).
- Penghargaan Intansi dengan Komitmen Terbaik dalam Penuntasan Disparitas Data ASN di Wilayah Kerja Kantor Regional II BKN Surabaya.
- Penghargaan kategori Organisasi Penyelenggara Pelayanan Publik dengan Predikat Pelayanan Prima pada hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) dari KemenpPAN-RB
- Best District In Competitive Index dari The Best Regional Champion Forum 2025.
- Financial Performance dengan predikat Exellent dari The Best Regional Champion Forum 2025
- Peringkat ke-4 Desa Menuju Informatif di KI Awards Jawa Timur 2025 untuk Desa Sumberejo.
- Penghargaan Kabupaten Layak Anak Peringkat Nindya Tahun 2025
- Predikat Transformative Leader kepada Bupati Madiun dari Jawa Pos Radar Madiun.
- Kabupaten Madiun menjadi lokasi peninjauan beras rendah karbon dari Tim Uni Eropa.
- Penghargaan Education Changemaker kepada Bupati Madiun pada ajang Radar Madiun Education Awards 2025.
- Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 12 kali berturut-turut dari BPK.
- Top BUMD Awards 2025 kategori Top Pembina BUMD 2025 untuk Bupati Hari Wuryanto.
- Top BUMD Awards 2025 kategori CEO BUMD untuk Velly Murdianto.
- Top BUMD Awards 2025 kategori Bintang 4 untuk Perumda BPR Kabupaten Madiun.
Editor : Mizan Ahsani