Jawa Pos Radar Madiun – Kehadiran Universitas Sebelas Maret (UNS) Kampus Madiun atau PSDKU (Program Studi di Luar Kampus Utama) terbukti memberikan dampak signifikan bagi kemajuan daerah.
Hal itu terungkap dalam acara "UNS Kampus Madiun Berdampak" yang dihadiri langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, beserta jajaran pejabat dan perwakilan Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) dari Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ngawi, dan Ponorogo.
Acara diisi dengan berbagai agenda strategis, mulai dari talkshow inspiratif, penandatanganan kerja sama Sekolah Vokasi UNS dengan dunia industri, hingga penyerahan simbolis beasiswa kerja sama Pemkab Madiun dan UNS.
Dekan Sekolah Vokasi UNS, Prof. Dr. Eng. Ir. Herman Saputro, S.Pd., M.Pd., M.T., menyampaikan apresiasinya atas dukungan totalitas dari Pemkab Madiun. Hibah yang diberikan dikelola maksimal untuk pelayanan pendidikan tinggi bagi masyarakat.
Memasuki tahun kedua penyelenggaraan resmi, animo mahasiswa mengalami lonjakan luar biasa.
"Alhamdulillah, total mahasiswa yang pada tahun sebelumnya hanya sekitar 280 orang, saat ini sudah hampir mencapai 430 mahasiswa," ungkap Prof. Herman.
Ia menambahkan, target UNS ke depan adalah mendukung Kabupaten Madiun menjadi kabupaten yang inovatif. Hal ini akan diwujudkan melalui penambahan program baru, kegiatan pengabdian masyarakat, serta penelitian bersama (joint research) yang menggali potensi lokal.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengakui dampak nyata kehadiran UNS. Menurutnya, kolaborasi ini sukses menyerap tenaga kerja karena lulusan UNS langsung diterima di dunia industri.
"Ini bukti nyata bahwa setelah adanya PSDKU ini, pengangguran bisa berkurang, IPM (Indeks Pembangunan Manusia) meningkat, dan ekonomi tumbuh. Dampaknya memang nyata dan luar biasa," puji Bupati yang akrab disapa Mas Hari Wur ini.
Untuk mendukung visi Kabupaten Madiun yang "Sehat dan Sejahtera", Mas Hari Wur secara khusus meminta UNS untuk membuka program studi baru di bidang kesehatan.
"Insyaallah, kami juga meminta adanya tambahan jurusan di bidang kesehatan karena memang sangat dibutuhkan. Masyarakatnya harus sehat agar bisa hidup nyaman dan sejahtera," tegasnya.
Bupati memastikan kerja sama ini akan terus berlanjut selama memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Madiun. (*)
Editor : Mizan Ahsani