Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Laporan Ular Masuk Rumah Naik Drastis, Damkar Madiun Terima 47 Aduan

Dian Rahayu • Rabu, 31 Desember 2025 | 03:59 WIB
Petugas Damkar Kabupaten Madiun mengevakuasi seekor ular piton sepanjang 2,5 meter dari rumah warga Desa Kertosari, Kecamatan Geger, Senin (15/12). DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN
Petugas Damkar Kabupaten Madiun mengevakuasi seekor ular piton sepanjang 2,5 meter dari rumah warga Desa Kertosari, Kecamatan Geger, Senin (15/12). DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Permintaan evakuasi ular di Kabupaten Madiun meningkat signifikan sejak Oktober.

Data petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) mencatat, dalam tiga bulan terakhir terdapat 47 laporan ular masuk pemukiman warga.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun Andy Koerniawan mengatakan, lonjakan laporan evakuasi ular berkaitan erat dengan musim penghujan.

“Untuk laporan evakuasi ular saat musim penghujan memang naik dibanding musim kemarau,” ujarnya, Selasa (30/12).

Berdasarkan data Damkar, tren laporan mulai meningkat sejak Oktober dengan 19 laporan.

Jumlah tersebut menurun di November menjadi 13 laporan, lalu kembali naik di Desember dengan 15 laporan hingga akhir bulan.

Total tiga bulan terakhir mencapai 47 laporan.

Andy menjelaskan, fenomena ular masuk permukiman pada musim hujan tergolong wajar.

Ular kerap terbawa arus sungai dari wilayah dataran tinggi ke dataran rendah akibat debit air yang meningkat.

“Biasanya rumah yang kemasukan ular berada dekat sungai. Ularnya terbawa arus deras, lalu menepi, merasa lapar, dan mencari makan. Bahkan ada yang memangsa hewan ternak atau peliharaan warga,” jelasnya.

Mayoritas ular yang dievakuasi merupakan jenis piton atau sanca kembang dengan ukuran bervariasi.

Dari 15 kecamatan di Kabupaten Madiun, laporan terbanyak berasal dari Kecamatan Balerejo dan Kebonsari yang berada di sekitar aliran sungai besar.

Damkar mengimbau warga agar tidak menangani sendiri ketika menemukan ular di dalam rumah.

“Jika menemui ular masuk rumah, segera lapor ke Damkar. Jangan ditangkap sendiri karena itu hewan liar dan berbahaya,” tegas Andy. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#evakuasi ular #satpol pp madiun #musim hujan Madiun #ular piton #hewan liar #madiun #ular masuk rumah #Damkar Kabupaten Madiun