Jawa Pos Radar Madiun – Lonjakan kunjungan wisata selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) turut dirasakan destinasi wisata modern di Kecamatan Wungu.
Salah satunya Nusantara Edupark, yang dipadati ribuan pengunjung dari berbagai daerah.
Tak hanya wisatawan lokal Madiun, pengunjung juga datang dari luar daerah. Novitasari, wisatawan asal Ngawi, mengaku sengaja berlibur bersama keluarga karena konsep wisata yang ramah anak.
“Tempatnya bersih, nyaman, dan ramah anak. Wahana kolam ombak serta mandi busa jadi favorit kami karena seru dan aman,” ujarnya, kemarin (4/1).
Lonjakan pengunjung tersebut telah diantisipasi manajemen sejak awal.
Pihak pengelola menambah jumlah petugas demi menjaga kenyamanan dan keamanan selama libur panjang.
“Rata-rata pengunjung harian mencapai 5–7 ribu orang. Puncak kepadatan terjadi 1 Januari setelah masyarakat merayakan pergantian tahun,” jelas Marketing Nusantara Edupark, Sasti.
Menurutnya, mayoritas wisatawan berasal dari wilayah Magetan, Ponorogo, Ngawi, hingga Bojonegoro.
Faktor akses parkir yang luas, area bersih, serta sistem keamanan menjadi daya tarik utama bagi keluarga yang membawa anak-anak.
“Keamanan dan kenyamanan menjadi prioritas karena sebagian besar pengunjung datang bersama keluarga,” katanya.
Pada momentum libur panjang ini, pengelola menghadirkan konsep wisata edukatif. Anak-anak diajak berinteraksi langsung dengan hewan ternak seperti ayam batik, kambing etawa, hingga kuda poni.
“Selain wahana air seperti mandi busa dan kolam ombak yang menjadi ikon, ada juga aktivitas edukatif seperti mengenal hewan dan berkebun,” jelasnya.
Manajemen memastikan inovasi terus dilakukan setiap musim liburan untuk menjaga antusiasme wisatawan sekaligus meningkatkan daya saing destinasi wisata keluarga di Kabupaten Madiun.
“Anak-anak tidak hanya bermain, tetapi juga belajar. Harapannya, pengalaman ini memberi nilai edukasi sekaligus hiburan,” pungkas Sasti. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto