Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Ternak Warga Dagangan Madiun Diteror Hewan Buas, Belasan Kambing Luka hingga Hilang

Dian Rahayu • Rabu, 21 Januari 2026 | 20:40 WIB
LUKA-LUKA: Peternak di Desa Padas, Kecamatan Dagangan, menunjukkan kambing yang terluka diduga akibat serangan hewan buas misterius. DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN
LUKA-LUKA: Peternak di Desa Padas, Kecamatan Dagangan, menunjukkan kambing yang terluka diduga akibat serangan hewan buas misterius. DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Peternak di Kabupaten Madiun dibuat kelimpungan.

Di tengah kewaspadaan terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK), warga kini diteror serangan hewan buas yang mengincar ternak mereka.

Teror tersebut terjadi di tiga desa di Kecamatan Dagangan, masing-masing Desa Padas, Segulung, dan Ngranget.

Belasan kambing milik warga dilaporkan mengalami luka-luka dengan bekas gigitan di sejumlah bagian tubuh.

Bahkan, sebagian ternak ditemukan mati dan ada pula yang hilang secara misterius.

Salah seorang peternak Desa Ngranget, Parminto, mengaku baru mengetahui ternaknya diserang saat hendak memberi pakan pada pagi hari.

“Tahunya pagi saat mau memberi pakan, kambing sudah kondisi luka parah. Seperti bekas gigitan hewan buas di bagian pantatnya. Warga sini juga belum tahu itu hewan apa,” ungkapnya, Rabu (21/1).

Parminto menyebut, dugaan serangan hewan buas sudah terjadi sekitar sepekan terakhir.

Warga tidak mendengar suara mencurigakan saat malam hari.

Kondisi ternak baru diketahui keesokan paginya setelah dicek di kandang.

Tak hanya ternak yang terluka, kandang milik Parminto juga mengalami kerusakan.

Padahal, konstruksi kandang dinilai cukup kuat dan tidak mudah rusak.

“Di kandang ada banyak jejak kaki mirip anjing, tapi ukurannya besar. Sementara di kandang saya baru satu ekor yang luka dan tidak sampai mati,” jelasnya.

Kejadian serupa dialami Bejo, peternak asal Desa Padas.

Dua ekor kambing miliknya diserang. Satu mengalami luka parah di telinga dan kaki, sementara satu ekor kambing betina dilaporkan hilang.

“Ada dua yang diserang. Satu telinganya hampir putus, kakinya seperti bekas gigitan. Yang betina malah hilang, padahal anaknya masih kecil,” katanya.

Menurut Bejo, ternak yang terluka sudah diobati secara mandiri.

Namun, kejadian tersebut menimbulkan keresahan di kalangan peternak.

“Kami jadi waswas. Ini sangat meresahkan warga,” tandasnya. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#serangan misterius ternak #peternak resah #hewan buas #kambing luka #ternak diserang #Dagangan Madiun #madiun