Jawa Pos Radar Madiun – Pendaftaran seleksi terbuka (selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun masih sepi peminat.
Hingga sepekan sejak dibuka, belum ada satu pun pelamar yang mendaftar secara resmi.
Kepala BKPSDM Kabupaten Madiun Heru Kuncoro mengatakan, hingga kemarin (20/1) panitia belum menerima formulir pendaftaran maupun berkas persyaratan dari calon peserta.
“Yang mendaftar resmi, mengirim formulir dan persyaratan, sampai saat ini masih nihil pelamar,” ujarnya.
Meski demikian, Heru mengungkapkan terdapat sekitar lima pejabat yang telah mengakses laman pendaftaran selter sekda.
Namun, aktivitas tersebut masih sebatas melihat informasi tanpa melanjutkan proses pendaftaran secara formal.
“Mereka baru sebatas membuka website. Jadi kami belum bisa memastikan apakah benar-benar akan mendaftar atau hanya sekadar melihat informasinya saja,” jelasnya.
Untuk mendorong minat peserta, BKPSDM mengintensifkan sosialisasi melalui berbagai kanal.
Informasi seleksi disebarluaskan melalui website resmi, media cetak dan online, serta diteruskan ke seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan kabupaten maupun provinsi.
“Kami berharap sebelum injury time nanti sudah ada minimal empat pendaftar,” kata Heru.
Ia menegaskan, seleksi terbuka Sekda Kabupaten Madiun juga terbuka bagi pejabat dari luar daerah.
Menurutnya, keikutsertaan peserta lintas daerah justru diharapkan dapat memperluas kompetisi dan kualitas calon.
“Kalau ada pelamar dari luar daerah tentu lebih baik karena persaingannya menjadi lebih terbuka,” tambahnya.
Pendaftaran selter Sekda Kabupaten Madiun dijadwalkan berakhir pada 28 Januari pukul 15.15 WIB.
Setelah itu, proses akan dilanjutkan ke tahapan seleksi administrasi, asesmen kompetensi, dan wawancara akhir. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto