Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Teror Hewan Buas di Dagangan Madiun, 15 Kambing Mati dengan Bekas Gigitan

Dian Rahayu • Kamis, 22 Januari 2026 | 07:30 WIB
JEJAK MISTERIUS: Jejak kaki diduga hewan buas ditemukan di sekitar kandang ternak warga Kecamatan Dagangan usai belasan kambing mati diserang. DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN
JEJAK MISTERIUS: Jejak kaki diduga hewan buas ditemukan di sekitar kandang ternak warga Kecamatan Dagangan usai belasan kambing mati diserang. DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Laporan kematian hewan ternak akibat dugaan serangan hewan buas menggegerkan warga Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

Hingga kini, tercatat 15 ekor kambing milik warga ditemukan mati dengan bekas luka gigitan.

Kasi Ketenteraman dan Ketertiban (Tantrib) Kecamatan Dagangan Nur Wahid membenarkan adanya laporan tersebut.

Menurutnya, kasus serangan terjadi di tiga desa, yakni Desa Segulung, Padas, dan Ngranget.

“Sampai saat ini yang melaporkan baru tiga desa. Total ada 15 ekor kambing mati. Kebanyakan terdapat bekas gigitan yang diduga akibat serangan hewan buas,” ungkap Nur Wahid saat dikonfirmasi.

Aparatur kecamatan bersama perangkat desa telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian.

Dari hasil penelusuran, ditemukan kambing warga yang mengalami luka-luka, sebagian mati, bahkan ada yang hilang dari kandang.

Petugas juga mendapati jejak kaki mencurigakan di sekitar kandang ternak.

Jejak tersebut menyerupai tapak kaki anjing berukuran besar yang diduga merupakan hewan liar.

“Kami menemukan jejak-jejak kaki seperti hewan liar. Bentuknya mirip kaki anjing besar,” jelasnya.

Pihak kecamatan memastikan akan segera berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun untuk tindak lanjut penanganan.

Termasuk upaya identifikasi jenis hewan buas yang menyerang ternak warga.

Menurut Wahid, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi.

Sekitar lima tahun lalu, serangan diduga hewan buas juga pernah dilaporkan di Desa Mendak.

Namun hingga kini, keberadaan hewan tersebut belum berhasil dipastikan.

Sebagai langkah darurat, warga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari.

Pengamanan kandang ternak juga diminta diperkuat agar tidak mudah dibobol.

“Sementara kami imbau warga meningkatkan penjagaan ternaknya, khususnya malam hari, dan memperkuat keamanan kandang,” pungkasnya. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#Dagangan Madiun #ternak warga #hewan buas Madiun #madiun #serangan hewan liar #kandang kambing #kambing mati diserang