MADIUN – Ancaman ular berbisa kembali menghantui permukiman warga.
Puluhan bayi ular kobra ditemukan bersembunyi di bawah gorong-gorong saluran air Perumahan Green Indah, Kelurahan Nglames.
Petugas Damkar Kabupaten Madiun turun tangan mengevakuasi hewan melata tersebut.
Proses evakuasi berlangsung cukup alot. Sarang ular berada di bawah beton gorong-gorong yang lembap sehingga petugas harus membongkar titik yang dicurigai menjadi tempat persembunyian.
“Sekitar setengah jam pencarian, kami menemukan puluhan bayi ular jenis kobra. Diperkirakan baru menetas sekitar satu pekan,” ujar Petugas Damkar Kabupaten Madiun, Heri Kusumajaya, Minggu (25/1).
Laporan awal diterima Damkar melalui layanan call center setelah warga melihat ular keluar dari lubang saluran air.
Musim penghujan diduga menjadi faktor pemicu kemunculan kobra karena reptil tersebut cenderung berkembang biak di lingkungan lembap dan minim gangguan.
Bayi-bayi kobra dievakuasi satu per satu dan dibawa ke Pos Damkar 2 Kabupaten Madiun.
Selanjutnya, ular-ular tersebut diserahkan kepada relawan Jaga Satwa Indonesia untuk kemudian dilimpahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
Sementara itu, warga setempat Susi Purwati menuturkan, penemuan bayi kobra berawal dari kemunculan induk ular di sekitar rumah warga.
Saat hendak diusir, ular dewasa tersebut justru menyemburkan bisa sebelum masuk ke bawah lantai beton.
“Warga lalu melapor ke damkar. Saat lantai dibongkar, ternyata ada banyak anak kobra. Induknya sempat lolos,” katanya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto