Jawa Pos Radar Madiun - Penangkapan dua ekor anjing yang diduga memangsa belasan kambing ternak cukup meredakan keresahan warga Desa Padas, Kecamatan Dagangan.
Anjing tersebut kini telah diamankan petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah 1 Madiun untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Pengendali Ekosistem Hutan Bidang Kada Wilayah 1 Madiun, Topo Budi, mengatakan berdasarkan dugaan sementara, dua anjing yang ditangkap merupakan jenis anjing lokal yang sudah lama hidup bebas di kawasan hutan.
“Kami masih akan melakukan identifikasi lebih dalam untuk memastikan jenisnya,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (27/1).
Topo menjelaskan, dugaan tersebut diperkuat dari hasil pengamatan jejak kaki di sekitar lokasi kejadian.
“Jejaknya justru memiliki kemiripan dengan anjing lokal atau domestik. Kemungkinan besar ini anjing domestik yang sudah lama hidup liar di hutan dan memiliki sifat-sifat liar serta memangsa hewan lain,” jelasnya.
Kuat dugaan anjing liar ini penyebab terganggunya ternak warga dalam beberapa waktu terakhir.
Dengan tertangkapnya dua ekor anjing tersebut, diharapkan ancaman terhadap ternak warga dapat diminimalisir.
Topo pun mengingatkan bahwa anjing liar biasanya hidup berkoloni. “Harapan kami setelah ini gangguan berakhir, meski masih ada kemungkinan di hutan terdapat gerombolan lainnya,” tuturnya. (ryu/aan)
Editor : Mizan Ahsani