Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Musim Hujan, Kasus DBD di Madiun Naik: Januari Tercatat 19 Kasus

Dian Rahayu • Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:45 WIB
Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun melakukan fogging di salah satu wilayah Kecamatan Wungu sebagai upaya menekan penyebaran DBD. DOK RADAR MADIUN
Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun melakukan fogging di salah satu wilayah Kecamatan Wungu sebagai upaya menekan penyebaran DBD. DOK RADAR MADIUN

MADIUN – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Madiun kembali menunjukkan tren peningkatan seiring musim penghujan.

Sepanjang Januari ini, Dinas Kesehatan mencatat sebanyak 19 kasus DBD terjadi di sejumlah wilayah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujianto, mengatakan kenaikan kasus mulai terlihat sejak pertengahan Januari.

“Mulai pertengahan Januari kasusnya naik lagi. Sampai sekarang sudah ada 19 laporan kasus DBD,” ungkapnya, Sabtu (31/1).

Menurut Agung, pada akhir 2025 kasus DBD sempat melandai.

Data Dinkes menunjukkan pada November tercatat 39 kasus, kemudian turun drastis pada Desember menjadi hanya tiga kasus.

Penurunan tersebut dipengaruhi kondisi cuaca yang relatif lebih panas dan intensitas hujan yang berkurang.

“November itu musim pancaroba sehingga perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti cukup pesat. Desember cuacanya lebih panas dan hujan berkurang sehingga kasus turun. Januari ini hujan kembali tidak menentu dan itu menjadi musim perkembangbiakan nyamuk DBD,” jelasnya.

Dinkes mencatat, kasus DBD pada Januari didominasi kelompok usia remaja hingga dewasa, yakni rentang 15–44 tahun.

Sementara wilayah dengan kasus terbanyak berada di area kerja Puskesmas Wungu dan Puskesmas Kare.

Untuk menekan penyebaran, Dinkes mengintensifkan berbagai upaya pencegahan.

Mulai dari sosialisasi pemberantasan sarang nyamuk (PSN) hingga pelaksanaan fogging di wilayah dengan kasus DBD.

“Penanganannya dengan menggiatkan PSN untuk membasmi jentik nyamuk. Untuk fogging, bulan ini sudah kami lakukan sekitar lima sampai tujuh kali, dominan di wilayah Wungu dan Kare,” tandas Agung. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#fogging DBD Madiun #kasus DBD Januari 2026 #dbd madiun #Puskesmas Wungu Kare #Dinkes Kabupaten Madiun #PSN demam berdarah #madiun #musim hujan DBD