Jawa Pos Radar Madiun – Seluruh perizinan pendirian Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun dipastikan telah tuntas.
Pemkab Madiun memastikan tidak ada kendala administratif dalam pembangunan sekolah tersebut.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun Supriadi menegaskan, pemkab sejak awal aktif memfasilitasi penyediaan lahan hingga pengurusan izin lintas sektor.
“Semua perizinan, insya Allah, sudah lengkap,” ujarnya.
Sekolah Rakyat dibangun di atas lahan seluas lima hektare.
Proyek pembangunan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Semula ditargetkan rampung delapan bulan, namun kini dipercepat menjadi tujuh bulan.
“Harapannya akhir Juli sudah selesai, sehingga Agustus bisa langsung digunakan untuk tahun ajaran baru. Saat ini masih tahap pengurukan lahan,” jelas Supriadi.
Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program Astacita Presiden Prabowo Subianto.
Selain pembangunan fisik, Dinsos Kabupaten Madiun juga mulai berkoordinasi dengan Kementerian Sosial untuk menyiapkan pendataan awal calon peserta didik.
Konsep SR bersifat integratif. Dalam satu kawasan akan tersedia jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA dengan total daya tampung sekitar 1.200 siswa.
“Harapannya saat tahun ajaran baru dimulai, semua sudah siap, baik sarana, prasarana, maupun peserta didiknya,” pungkas Supriadi. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto