MADIUN – Ancaman satwa liar kembali menghantui kawasan permukiman.
Seekor ular sanca sepanjang sekitar tiga meter ditemukan di rumah warga Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun, kemarin (3/2).
Keberadaan reptil tersebut langsung dilaporkan ke Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun untuk dilakukan evakuasi.
Pemilik rumah, Grace, mengaku awalnya curiga karena ular berada di sekitar pot rumahnya.
Kekhawatiran bertambah karena di rumah tersebut tinggal orang tua.
“Posisinya dekat rumah. Saya khawatir karena yang tinggal di sini orang tua, jadi langsung lapor ke damkar,” ujarnya.
Grace menambahkan, sebelum penemuan ular, warga sempat mendapati bercak darah di halaman rumah.
Keesokan harinya, bau menyengat tercium dari area tersebut.
“Beberapa hari sebelumnya sudah ada darah. Pagi itu baunya menyengat sekali, setelah dicari ternyata ada ular di halaman,” katanya.
Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan.
Petugas mendapati ular sanca masih hidup meski sebagian tubuhnya sudah membusuk.
Kondisi tersebut justru membuat ular tetap agresif.
Petugas Damkar Kabupaten Madiun, Alfian, mengatakan ular sempat melilit petugas saat proses evakuasi.
“Walaupun kondisinya terluka dan membusuk, ular masih agresif dan sempat melilit petugas,” jelasnya.
Diduga, ular tersebut mengalami luka akibat tertabrak kendaraan sebelum masuk ke area rumah warga.
Setelah berhasil diamankan, ular dimasukkan ke dalam karung dan dibawa ke Pos Damkar untuk penanganan lebih lanjut.
Damkar mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan ular atau satwa liar lain di lingkungan sekitar.
“Jangan ditangani sendiri. Segera lapor agar bisa dievakuasi dengan aman,” pungkas Alfian. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto