Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

SPPG Pucangrejo Sawahan Masuk Daftar Tutup Sementara BGN, Pemkab Madiun Pastikan MBG Aman

Loditya Fernandes • Rabu, 11 Februari 2026 | 11:00 WIB
BELUM DIBONGKAR: Aktivitas pembangunan masih terlihat di lokasi SPPG Pucangrejo, Sawahan, meski masuk rekomendasi tutup sementara BGN. LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUN
BELUM DIBONGKAR: Aktivitas pembangunan masih terlihat di lokasi SPPG Pucangrejo, Sawahan, meski masuk rekomendasi tutup sementara BGN. LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Kabar kurang mengenakan datang dari salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Madiun.

Sesuai informasi dari Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang, salah satu SPPG di Desa Pucangrejo, Kecamatan Sawahan direkomendasikan untuk dibongkar atau ditutup sementara.

Alasannya, tidak sesuai ketentuan.

Pemkab Madiun pun menegaskan rencana penutupan tidak akan mengganggu layanan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebab mekanisme distribusi tetap berjalan dengan skema pengalihan ke SPPG lain yang masih aktif.

“Kalau yang satunya dibongkar berarti dialihkan dengan SPPG yang lainnya. Kan tinggal membagi saja,” ujar Bupati Madiun Hari Wuryanto.

Bupati menjelaskan, koordinasi terus dilakukan melalui Satgas SPPG yang diketuai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun.

Evaluasi digelar rutin setiap bulan untuk membahas kendala di lapangan sekaligus menentukan langkah lanjutan agar pelayanan sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN).

“Setiap bulan kami kumpulkan. Kami sampaikan kendala dan langkah berikutnya supaya betul-betul melayani sesuai yang ditentukan BGN,” tegasnya.

Tidak hanya jajaran struktural, relawan dan pimpinan SPPG juga dilibatkan dalam forum koordinasi tersebut.

Sedikitnya tiga orang pimpinan dari masing-masing titik turut diundang untuk memastikan komunikasi berjalan dua arah.

“Termasuk relawannya juga kami undang. Jadi semuanya kami kumpulkan,” imbuhnya.

Sesuai pantauan wartawan koran ini di lokasi SPPG Pucangrejo, Sawahan, belum terlihat adanya aktivitas pembongkaran bangunan.

Justru sebaliknya, sejumlah pekerja tampak melakukan aktivitas pembangunan dengan membawa material ke dalam area dapur.

Bahkan dapur SPPG diketahui belum beroperasi.

SPPG Pucangrejo diketahui merupakan SPPG binaan Polres Kota Madiun.

Situasi tersebut menunjukkan belum ada proses penutupan secara fisik di lokasi tersebut.

Kepala SPPG Pucangrejo Afif Hutahaean yang ditemui di lokasi belum bersedia memberikan keterangan resmi terkait kabar penutupan tersebut.

Dia menyebut perlu berkoordinasi terlebih dahulu sebelum menyampaikan pernyataan kepada media.

“Untuk statemen saya harus izin yayasan dari polres terlebih dulu,” tuturnya.

Sebelumnya, Nanik S. Deyang menyebut lima dapur MBG di Madiun Raya yang direkomendasikan dibongkar maupun ditutup sementara karena tidak memenuhi standar kesehatan.

Sebarannya, di Kabupaten Madiun (satu SPPG), Ngawi (satu SPPG), dan Magetan (tiga SPPG).

Langkah itu dilakukan sebagai bentuk pengetatan pengawasan karena program MBG menyasar anak-anak. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#Makan Bergizi Gratis #sawahan madiun #BGN tutup dapur #madiun #SPPG Pucangrejo #MBG Kabupaten Madiun #evaluasi SPPG #Polres Madiun Kota