Jawa Pos Radar Madiun – Ternyata masih ada rumah warga Kabupaten Madiun yang belum teraliri listrik.
Jumlahnya mencapai 36 keluarga yang tinggal di wilayah Gemarang, Kare, dan Wungu.
Data tersebut dipaparkan dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Madiun Tahun 2027 beberapa waktu lalu.
Pekerjaan rumah itu diharapkan segera dituntaskan pemkab setempat.
Tak hanya itu, juga dipaparkan jumlah rumah tak layak huni (RTLH) yang belum tersentuh perbaikan.
Kecamatan Saradan menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak mencapai 2.248 keluarga.
Disusul Pilangkenceng sebanyak 2.109 keluarga dan Gemarang 1.472 keluarga.
“Mudah-mudahan 2027 kita bisa lebih baik. Tugas kita adalah memberikan layanan kepada masyarakat sesuai visi dan misi, dengan kekompakan serta inovasi yang dibutuhkan,” ujar Bupati Madiun Hari Wuryanto.
Dia memastikan wilayah Saradan, Pilangkenceng, dan Gemarang akan menjadi prioritas penanganan kemiskinan.
Termasuk persoalan anak tidak sekolah.
Setali tiga uang, Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono menekankan pentingnya sinergi eksekutif dan legislatif dalam mencari terobosan pembangunan.
“Pemkab harus mampu menghadirkan program yang tepat sasaran agar pengentasan kemiskinan bisa berjalan lebih optimal,” tegasnya. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto