Jawa Pos Radar Madiun – Penampilan cerdas dan berwawasan luas ditunjukkan oleh peserta kedelapan, Indra Cahya Alamsyah Putra, di panggung Grand Final Festival Dai Cilik 2026.
Siswa dari MIN 3 Madiun ini sukses memukau dewan juri dan pengunjung Suncity Mall Madiun dengan gaya dakwah yang energik dan komunikatif, Sabtu (14/2).
Indra membuka penampilannya lewat lagu religi yang dinyanyikan lantang, disusul pantun jenaka yang langsung memancing tawa dan tepuk tangan hadirin.
Akhlak Rasulullah Cerminan Al-Qur'an
Mengusung tema "Meneladani Sifat Rasulullah di Bulan Ramadan", Indra menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah tokoh paling berpengaruh dalam sejarah.
"Akhlak beliau adalah cerminan Al-Qur'an berjalan," tegasnya.
Indra mengajak generasi muda untuk menginternalisasi empat sifat wajib Rasulullah.
Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fatanah, guna mencetak generasi Qurani yang tangguh dan berbudi pekerti luhur.
Baca Juga: Sherlen Pukau Juri Grand Final Festival Dai Cilik 2026 dengan Tembang Jawa dan Tausiyah Cinta Nabi
Kolaborasi Dalil Agama dan Filosofi Pendidikan
Poin paling menarik dari tausiyah Indra adalah kemampuannya menyelaraskan nilai agama dengan wawasan kebangsaan.
Ia mengutip filosofi Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hadjar Dewantara: "Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani".
Menurut Indra, filosofi memberi teladan di depan, membangun semangat di tengah, dan mendorong dari belakang ini sangat selaras dengan metode Rasulullah dalam membimbing umatnya.
"Semoga kita bisa istiqamah meneladani akhlak Nabi dan menjadi pribadi yang tangguh," tutup Indra, yang mengakhiri aksinya kembali dengan lagu semangat dan pantun penutup yang disambut standing applause meriah. (*)
Editor : Mizan Ahsani