Jawa Pos Radar Madiun – Penyebab kebakaran ruko dua lantai di Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, akhirnya terungkap.
Polisi memastikan sumber api berasal dari korsleting listrik pada pertamini atau pom mini BBM.
Kasatreskrim Polres Madiun AKP Agus Andi Anto Prabowo mengatakan, kepastian tersebut diperoleh usai tim Inafis melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Kamis (19/2).
“Kebakaran disebabkan korsleting pertamini atau pom mini. Awalnya ada pembeli BBM jenis pertalite, pada saat itulah terjadi korsleting listrik,” jelasnya.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00. Polsek setempat menerima laporan sekitar pukul 09.50.
Petugas kepolisian dan tim Inafis langsung turun ke lokasi setelah damkar melakukan pembasahan.
Menurut Agus, korsleting memicu percikan api.
Api kemudian cepat menjalar ke dalam toko kelontong karena banyak barang mudah terbakar di dalam ruko.
Ditambah lagi, di dalam toko terdapat kembang api.
Kondisi tersebut membuat kebakaran berlangsung sangat cepat dan membesar.
“Ada karyawati satu orang atas nama Vivi yang melayani pengisian. Korsleting lalu menjalar ke dalam sampai ke kembang api, jadi berlangsung cepat,” imbuhnya.
Tak hanya menghanguskan ruko, kebakaran juga melalap satu unit mobil mewah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Korban jiwa nihil. Kerugian kurang lebih Rp 1 miliar,” tandas Agus. (her)
Editor : Hengky Ristanto