Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

26 Ribu Peserta Jaminan Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Madiun Kebut Reaktivasi

Loditya Fernandes • Senin, 23 Februari 2026 | 14:30 WIB

REAKTIVASI: Warga mendatangi kantor Dinsos Kabupaten Madiun untuk mengurus reaktivasi kepesertaan jaminan kesehatan melalui skema PBI APBD. DOK RADAR MADIUN
REAKTIVASI: Warga mendatangi kantor Dinsos Kabupaten Madiun untuk mengurus reaktivasi kepesertaan jaminan kesehatan melalui skema PBI APBD. DOK RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Madiun mempercepat reaktivasi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan yang sebelumnya dinonaktifkan.

Total ada 26.444 peserta menjadi fokus penanganan melalui skema reaktivasi maupun pengalihan ke PBI APBD.

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Kabupaten Madiun Anton Susilo mengatakan, percepatan dilakukan agar masyarakat tetap memiliki akses layanan kesehatan.

’’Yang dinonaktifkan ada 26.444 peserta,’’ ujarnya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 20.663 peserta telah dimutasi dari PBI Jaminan Kesehatan (JK) ke PBI yang dibiayai APBD sesuai kategori desil kesejahteraan.

’’Yang mutasi ke PBI APBD ada 20.663. Jadi masih ada sekitar 5.000 sekian yang harus dipenuhi untuk mencapai angka 26 ribu itu,’’ terangnya.

Menurut Anton, pengalihan melalui skema PBI APBD diprioritaskan karena prosesnya lebih cepat dibanding reaktivasi PBI APBN.

Untuk PBI APBN, warga harus melengkapi persyaratan administrasi, termasuk surat keterangan sakit dari fasilitas kesehatan.

Sebaliknya, pengajuan PBI APBD dapat dilakukan langsung melalui Mal Pelayanan Publik (MPP), Dinsos, maupun difasilitasi pemerintah desa melalui pendamping SLRT.

Setiap hari, rata-rata terdapat 50 hingga 70 warga mengajukan pengalihan kepesertaan.

’’Rata-rata sehari 50 sampai 70 orang yang mengusulkan,’’ ungkapnya.

Pengaktifan peserta dilakukan rutin setiap bulan berdasarkan rekap laporan pendamping wilayah.

Data pengajuan Februari, misalnya, akan dilaporkan pada awal Maret.

’’Setiap bulan pasti ada pengaktifan,’’ tandasnya. (odi/her)

Editor : Hengky Ristanto
#dinsos madiun #PBI dinonaktifkan #layanan kesehatan Madiun #Reaktivasi BPJS PBI #BPJS masyarakat miskin #jaminan kesehatan daerah #bantuan iuran jaminan kesehatan #madiun #PBI APBD Kabupaten Madiun